
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Perombakan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mulai dilakukan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Diperkirakan 50 pejabat di DJP diganti pada Jumat (6/2).
Purbaya menegaskan proses tersebut dilakukan pada Jumat. “Hari Jumat. (Rotasi pegawai) Pajak hari Jumat,” kata Purbaya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (4/2).
Dia menjelaskan, 50 pejabat yang diganti merupakan jumlah yang sudah masuk dalam daftar tahap pertama. Perombakan ini berlanjut pada tahap berikutnya. “Mungkin angka yang baru masuk baru 50 sekarang. 50 dulu saja hari Jumat,” jelas Purbaya.
Kabar pergantian pajak ini sejatinya udah pernah disampaikan Purbaya. Hanya saja pada Rabu (4/2) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor pajak Banjarmasin. Namun, rotasi ini tidak berhubungan dengan OTT tersebut.
Menurut dia, setelah tahap pertama selesai akan ada perombakan lanjutan yang menyasar pejabat di level lebih bawah. Namun ia belum merinci siapa saja yang akan diganti maupun posisi yang terdampak. “Nanti habis itu akan ada susulannya di bawahnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Purbaya sempat menyebut bahwa akan melakukan rotasi 70 pejabat di lingkungan pajak. Namun, angka tersebut berkurang menjadi hanya 50 pejabat.
Sementara itu, pada Selasa (27/1) Purbaya menegaskan komitmennya melakukan pembenahan besar-besaran atau mengobrak-abrik kinerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nantinya, hampir seluruh pejabat Bea Cukai bakal diganti, kecuali Direktur Jenderal (Dirjen).
Purbaya menyebut, upaya obrak-abrik pegawai di Bea Cukai itu akan dilakukan secepatnya. Bahkan, ia menyebut akan mulai dilakukan secara serius mulai besok.
“Saya sedang perbaiki Bea Cukai dan Pajak. Ini serius. Besok diobrak-abrik tuh salah satu,” kata Purbaya dalam Indonesia Fiscal Forum di Jakarta, Selasa (27/1).
Dia menekankan perombakan itu bertujuan memperbaiki cara kerja otoritas pajak dan kepabeanan, sekaligus menutup celah kebocoran yang selama ini kerap terjadi. “Itu harusnya akan memperbaiki cara kerja pajak dan Bea Cukai dan harusnya yang bocor-bocor itu nggak akan terjadi lagi,” tambahnya.
Khusus di Bea Cukai, Purbaya menyebut akan memberikan “kejutan” yang cukup drastis dalam waktu dekat. Seluruh pejabat di sekitar Dirjen Bea Cukai akan diganti.
“Di Bea Cukai akan saya kasih kejutan agak drastis. Jadi, saya ganti semua pejabatnya selain Dirjen. Di sekeliling Dirjen saya tukar semuanya,” tegas Purbaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022