
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/(Istimewa).
JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan pertemuan antara Presiden Prabowo dengan sejumlah tokoh di Kertanegara, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Jumat akhir pekan lalu (30/1).
Dia memastikan bahwa Presiden Prabowo tidak bertemu dengan tokoh oposisi, melainkan beberapa tokoh nasional seperti Siti Zuhro, Abraham Samad, dan Susno Duadji.
Keterangan soal pertemuan Presiden Prabowo itu disampaikan oleh Prasetyo saat ditanyai oleh awak media di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, hari ini, Senin (2/2).
Dia menyampaikan bahwa tokoh-tokoh yang ditemui oleh Presiden Prabowo bukan oposisi, bukan pula perwakilan dari partai politik (parpol).
”Bukan tokoh oposisi, tetapi beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing, inilah cara bapak presiden selama ini juga berkomunikasi. Ada yang terbuka ada yang tertutup,” kata Prasetyo.
Dalam pertemuan itu, Prabowo berdiskusi dengan para tokoh tersebut selama beberapa jam. Tujuannya untuk menerima masukan dan saran serta memberikan penjelasan terkait dengan program pemerintah.
Prasetyo memastikan, substansi diskusi tersebut berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara serta kepentingan masyarakat.
”Tokoh parpol tidak ada, jadi kemarin tokoh-tokoh kepemiluan ada Prof Siti Zuhro, kemudian juga tokoh pemberantasan korupsi mantan ketua KPK Bapak Abraham Samad, kemudian juga tokoh kepolisian mantan Kabareskrim Bapak Susno (Duadji). Ada beberapa, yang nanti juga akan terus kami lanjutkan dengan tokoh-tokoh yang lain. Kita semua harus duduk bersama,” terang dia.
Prasetyo memastikan bahwa diskusi tersebut membicarakan beberapa hal sesuai dengan latar belakang keahlian dan keilmuan masing-masing tokoh.
Salah satunya berkaitan dengan pemberantasan korupsi. Menurut dia, tokoh seperti Abraham Samad memiliki pengalaman yang penting dalam proses pemberantasan korupsi di Indonesia.
”Lebih kepada bagaimana kita mendapatkan penjelasan-penjelasan karena bagaimanapun beliau punya pengalaman dalam pemberantasan korupsi. Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan. Sekali lagi korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya,” tegas Prasetyo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022