
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berjanji akan merombak total Bea Cukai. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya melakukan pembenahan besar-besaran atau mengobrak-abrik kinerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nantinya, hampir seluruh pejabat Bea Cukai bakal diganti, kecuali Direktur Jenderal (Dirjen).
Purbaya menyebut, upaya obrak-abrik pegawai di Bea Cukai itu akan dilakukan secepatnya. Bahkan, ia menyebut akan mulai dilakukan secara serius mulai besok.
“Saya sedang perbaiki Bea Cukai dan Pajak. Ini serius. Besok diobrak-abrik tuh salah satu,” kata Purbaya dalam Indonesia Fiscal Forum di Jakarta, Selasa (27/1).
Ia menekankan, perombakan ini bertujuan memperbaiki cara kerja otoritas pajak dan kepabeanan, sekaligus menutup celah kebocoran yang selama ini kerap terjadi.
“Itu harusnya akan memperbaiki cara kerja pajak dan Bea Cukai dan harusnya yang bocor-bocor itu nggak akan terjadi lagi,” tambahnya.
Khusus di Bea Cukai, Purbaya menyebut akan memberikan “kejutan” yang cukup drastis dalam waktu dekat. Seluruh pejabat di sekitar Dirjen Bea Cukai akan diganti.
“Di Bea Cukai akan saya kasih kejutan agak drastis. Jadi, saya ganti semua pejabatnya selain Dirjen. Di sekeliling Dirjen saya tukar semuanya,” tegas Purbaya.
Tak hanya itu, perombakan juga menyasar lini strategis di pelabuhan. Kepala pelabuhan hingga kepala kantor wilayah yang mengawasi pelabuhan disebut akan diganti secara menyeluruh.
“Seluruh pelabuhan, kepala pelabuhan, kakanwil yang mengawasi pelabuhan saya ganti semua. Sebagian saya rumahin yang besar-besar,” ungkapnya.
Langkah berikutnya, kata Purbaya, adalah membersihkan titik-titik rawan yang berkaitan dengan perusahaan-perusahaan bermasalah. Menurut Purbaya, kebijakan ini sekaligus menjadi pesan keras bagi seluruh jajaran Bea Cukai agar bekerja lebih serius dan profesional.
“Ini message untuk teman-teman Bea Cukai yang lain supaya bekerja dengan lebih serius ke depan,” ujarnya.
Ia menilai sumber daya manusia di Bea Cukai sebenarnya mumpuni. Bahkan, ia menargetkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi praktik curang seperti under invoicing.
Purbaya menegaskan pembenahan ini bukan sekadar wacana. Menurutnya, diperlukan shock therapy agar reformasi benar-benar berjalan.
“Bea Cukai ini orangnya pinter-pinter. Kalau dipaksa ya. Saya suruh buat AI program untuk deteksi under invoicing, dua minggu selesai,” tutur Purbaya.
“Jadi kita punya harapan, tapi perlu shock therapy supaya mereka kerja lebih keras,” serunya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
