
Foto viral perempuan cantik nyamar jadi pramugari Batik Air. (Istimewa).
JawaPos.com - Nama Khairun Nisya atau yang akrab disapa Nisya mendadak menjadi perbincangan nasional. Aksi nekat perempuan 23 tahun asal Palembang itu menyamar sebagai pramugari Batik Air membuat jagat media sosial geger beberapa hari lalu.
Namun di balik sensasi viral tersebut, tersimpan kisah yang jauh lebih kompleks dari sekadar penyamaran. Berikut rangkuman fakta-fakta penting tentang Nisya, dari awal terbongkar hingga munculnya tawaran pendidikan gratis yang membuka babak baru dalam hidupnya.
Kasus Nisya terungkap saat ia hendak melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta dengan nomor penerbangan ID 70-508 pada Selasa, 6 Januari 2026. Saat itu, Nisya kedapatan mengenakan atribut lengkap menyerupai pramugari resmi Batik Air.
Penyamaran tersebut akhirnya terdeteksi petugas karena adanya perbedaan pada detail seragam yang digunakan.
Setelah kasusnya viral, Nisya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik. Video permintaan maaf tersebut beredar luas di media sosial pada Kamis, 8 Januari 2026.
Dalam video itu, Nisya dengan suara bergetar mengakui kesalahannya dan menegaskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan tanpa tekanan dari pihak mana pun.
“Saya Khairun Nisa, umur saya 23 tahun, asal Palembang. Saya mengakui benar melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang ke Jakarta ID 70-508 tanggal 6 Januari 2026,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan pramugari Batik Air meskipun mengenakan seragam lengkap.
Meski telah meminta maaf, aksi Nisya tetap menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan perbuatannya, namun tak sedikit pula yang menunjukkan empati.
“Ambisi yang tak tercapai,” tulis seorang netizen.
“Kasihan juga, mungkin dia sangat ingin jadi pramugari,” komentar lainnya.
Respons publik pun terbelah antara kritik dan rasa iba.
Fakta lain yang terungkap, Nisya ternyata telah membohongi keluarganya. Ia mengaku sudah bekerja sebagai pramugari, padahal kenyataannya tidak demikian.
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, Nisya sengaja mengenakan seragam pramugari karena telanjur mengaku kepada keluarga bahwa dirinya telah diterima bekerja.
“Seragamnya dibeli secara online. Ketahuannya karena ada perbedaan corak,” ujar Yandri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022