
Tangkapan layar video detik-detik penangkapan jurnalis Royman M Hamid oleh anggota Polres Morowali, Minggu (4/1). (Istimewa)
JawaPos.com - Dunia pers Sulawesi Tengah dikejutkan dengan kabar penangkapan Royman M Hamid, jurnalis media Advokasi, oleh aparat Polres Morowali pada Minggu (4/1). Penangkapan ini berlangsung dramatis dan memicu kepanikan warga di Desa Torete karena diwarnai suara tembakan beruntun.
Akun instagram @storyrakyat_ mengunggah detik-detik penangkapan Royman M Hamid. Akun ini juga mengungkapkan, Royman selama ini dikenal sebagai sosok jurnalis yang vokal dalam mengawal konflik agraria dan mendampingi perjuangan masyarakat di wilayah Morowali.
Kronologi Penangkapan: Suara Tembakan dan Penodongan
Aksi penangkapan bermula saat sejumlah anggota kepolisian mendatangi rumah Asdin, kakak kandung Aktivis Lingkungan Arlan Dahrin, yang dikabarkan telah ditangkap lebih dahulu.
Kedatangan aparat tersebut disertai suara tembakan beruntun yang terdengar jelas oleh warga sekitar hingga menimbulkan kepanikan.
Tak hanya suara tembakan, tindakan represif diduga juga dialami oleh anggota keluarga. Firna M Hamid, salah satu saksi, mengungkapkan bahwa aparat sempat menodongkan senjata ke warga sipil di lokasi.
Kasatreskrim Pimpin Langsung Penangkapan
Berdasarkan video yang diunggah, proses penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Morowali. Terlihat personel kepolisian hadir dengan seragam lengkap bersenjata api, didampingi anggota berpakaian sipil.
Meski pihak kepolisian mengeklaim telah membawa dokumen administrasi penangkapan, sempat terjadi perdebatan antara Royman dan petugas di lapangan.
Ketegangan memuncak saat Royman berusaha menggunakan haknya untuk melihat dan mendokumentasikan surat perintah penangkapan tersebut. Namun, permintaan jurnalis tersebut justru diabaikan oleh petugas.
Situasi berakhir ricuh saat petugas mulai melakukan upaya paksa. Royman mendapat perlakuan kasar di hadapan warga sebelum dibawa pergi oleh pihak kepolisian. Ia dipiting di bagian leher, kedua tangannya dijepit, lalu digiring masuk ke dalam mobil polisi secara paksa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Polres Morowali mengenai pasal yang disangkakan maupun alasan detail di balik penangkapan paksa jurnalis tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022