
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian PT Lotte Chemical Indonesia, di Cilegon, Banten, Kamis (6/11).
JawaPos.com–Program magang nasional untuk lulusan perguruan tinggi mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat. Hal itu terungkap melalui riset Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 20-27 Oktober 2025.
Survei Indikator dilakukan terhadap 1.220 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berdasar survei itu, hanya sebagian kecil masyarakat, yakni 20,8 persen, yang menyatakan mengetahui adanya program tersebut. Sementara yang belum mengetahui 79,2 persen. Meski tingkat pengenalan rendah, program ini mendapat sambutan yang sangat positif dari publik.
Secara total, 72,4 persen responden menyatakan setuju (65,5 persen) dan sangat setuju (6,9 persen) dengan adanya program magang nasional. Sementara itu, hanya 12,7 persen yang menyatakan kurang setuju atau tidak setuju sama sekali.
Dukungan menjadi jauh lebih signifikan di kalangan responden yang mengetahui program tersebut. Dari kelompok ini, sebanyak 92,2 persen (80,3 persen setuju dan 11,9 persen sangat setuju) memberikan respons positif. Hal ini mengindikasikan bahwa informasi mengenai program berkorelasi kuat dengan tingkat penerimaan publik.
Survei ini juga menyoroti adanya dampak positif dari program magang nasional terhadap tingkat kepuasan kinerja Presiden Prabowo. Data menunjukkan bahwa responden yang setuju atau sangat setuju dengan program ini cenderung memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi terhadap kinerja Presiden.
Tercatat, 80,1 persen dari kelompok yang mendukung program magang menyatakan sangat puas atau cukup puas dengan kinerja Presiden. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat kepuasan di kalangan yang tidak setuju dengan program (71,5 persen) dan yang tidak menjawab (71,2 persen).
Temuan ini diperkuat analisis pada kelompok yang mengetahui program. Di antara mereka yang tahu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden mencapai 78,1 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak tahu program (77,5 persen).
Secara keseluruhan, data survei Indikator menegaskan bahwa program magang nasional memiliki potensi besar untuk mendapatkan dukungan publik yang lebih luas jika sosialisasinya ditingkatkan, serta berpotensi memberikan dampak elektoral positif bagi pemerintah yang sedang berjalan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
