Keluarga dan kerabat mengantar jenaza Re Syahputra ke peristirahatan terakhir di TPU Putat Gede, Surabaya (9/11). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Jenazah Reno Syahputra Dewo, 24 tahun, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Putat Gede, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya pada Minggu (9/10) pukul 10.30 WIB.
Reno adalah salah satu korban yang sempat dilaporkan hilang setelah aksi demonstrasi di Jakarta pada akhir Agustus 2025 lalu. Dua bulan kemudian, jasadnya ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta pada Kamis (30/10).
Setelah berhasil teridentifikasi, jenazah Reno dipulangkan ke kampung halamannya di Kampung Malang Utara, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Jasadnya tiba di rumah duka pada Sabtu (8/11) sekitar pukul 19.30 WIB.
Prosesi pemakaman berjalan haru. Keluarga tak kuasa menahan isak tangis. Ibunda Reno, Rita dan sang adik menangis tersedu-sedu ketika jenazah dimasukkan ke liang lahat. "Ini anakku tutur Rita lirih di samping makam Reno.
Lebih dari 50 orang, dari keluarga, teman, anggota Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) mengantar Reno Syahputra ke tempat peristirahat terakhirnya.
Paman Reno, Jemmy Yunianto, 44 tahun, mengatakan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepulangan Reno. Mewakili keluarga, ia mengucapkan terima kasih atas atensi yang diberikan oleh masyarakat.
"Saya perwakilan dari keluarga, saya paman dari Reno, mengucapkan terima kasih, sehingga pemakaman hari ini berjalan lancar. Kami sudah mengikhlaskan, semoga Reno ditempatkan di sisi tuhan yang mana esa," tutur Jemmy.
Meskipun sempat syok mendengar kabar Reno ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat, keluarga memilih legowo dan tidak menempuh jalur hukum lebih lanjut.
Jemmy menyebut keluarga tak mencium sesuatu yang janggal dari kematian ponakannya. Keluarga Reno percaya institusi Polri telah melakukan tugasnya secara maksimal, dari melakukan pencarian hingga identitas DNA.
"Kita menghormati hasil tes DNA yang dilakukan sama Polri. Itu nanti ya kita pikirkan. Tetapi ya sudahlah ya, ini memang Allahu alam. Kalau untuk sampai ke selanjutnya (upaya jalur hukum) kayanya nggak ada," tukasnya. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
