
ILUSTRASI: Viral Video Tujuh Menit Sahroni dan Nafa Urbach di Flashdisk Putih.
JawaPos.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menggelar sidang perdana terhadap lima anggota dewan yang dilaporkan terkait dugaan pelanggaran etik. Adapun, kelima anggota DPR RI itu yakni, Adies Kadir, Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Surya Utama alias Uya Kuya, dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.
Ketua MKD DPR, Nazaruddin Dek Gam, membeberkan pengaduan terhadap kelima anggota dewan tersebut. Pernyataan ini disampaikan Nazaruddin Dek Gam saat memimpin sidang etik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/11).
"Pada tanggal 4, 9, dan 30 September 2025 yang lalu, Mahkamah Kehormatan Dewan telah menerima pengaduan yang mengadukan sejumlah anggota DPR RI atas dugaan pelanggaran kode etik," kata Dek Gam.
Ia menjelaskan, Adies Kadir yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI diadukan atas pernyataannya terkait tunjangan anggota DPR RI yang keliru. Pernyataan Adies yang membeberkan tunjangan anggota dewan menimbulkan reaksi masyarakat yang berujung pada demonstrasi akhir Agustus 2025.
Sementara, Nafa Urbach, dilaporkan atas pernyataannya yang dinilai memberikan kesan hedon dan tamak. Sebab, politikus Partai NasDem itu menyampaikan bahwa kenaikan gaji dan tunjangan merupakan kepantasan dan wajar bagi anggota DPR RI.
Sedangkan, Surya Utama alias Uya Kuya dilaporkan atas atas gestur yang merendahkan lembaga DPR RI dengan cara berjoget dalam sidang tahunan MPR RI 2025, sidang bersama DPR RI dan DPD RI pada 15 Agustus 2025.
Selanjutnya, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio diadukan atas sikapnya yang dinilai merendahkan lembaga DPR RI dengan cara berjoget dalam sidang tahunan MPR RI 2025, sidang bersama DPR RI dan DPD RI pada 15 Agustus 2025.
Terakhir, Ahmad Sahroni diadukan atas ucapan atau pernyataan langsung di hadapan publik dengan menggunakan diksi yang tidak pantas. Dalam kesempatan itu, MKD turut memutarkan video atas masing-masing aduan tersebut.
"Kepada sekretariat kami persilakan untuk diputarkan video tersebut. Silakan dilihat," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, kelima Anggota DPR RI itu saat ini berstatus nonaktif. Bahkan, akibat atas tingkahnya itu, masing-masing rumah mereka dijarah massa pada akhir Agustus 2025.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
