Ilustrasi: Ribuan guru madrasah melakukan aksi damai di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta. ( Dery Ridwanyah/JawaPos.com).
JawaPos.com - Ribuan guru madrasah menggelar aksi demonstrasi di kantor Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis (30/10). Di antara tuntutan mereka adalah meminta program Inpasing dilanjutkan. Karena terkait dengan besaran tunjangan profesi guru (TPG) yang bakal mereka terima.
Kemenag merespons aksi demonstrasi itu. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al-Asyhar menghargai adanya aksi demonstrasi yang menjadi bagian perjuangan para guru tersebut. "Tentu kami sebagai pemerintah tetap berikan kebebasan mereka untuk menyampaikan aspirasi mereka," katanya di Jakarta (29/10) malam.
Dia menegaskan tuntutan yang dibawa para guru madrasah itu akan jadi bahan kajian mereka. Apalagi aspirasi atau tuntutan para guru madrasah itu, juga sudah sering disampaikan bahkan sampai ke parlemen.
"Kita (Kemenag) sangat menghargai dan menghormati terhadap aspirasi yang disampaikan oleh mereka," jelasnya. Thobib menegaskan Kemenag sudah terbiasa menerima kelompok guru yang menyampaikan aspirasi. Guru-guru madrasah diberikan ruangan yang terbuka lebar untuk menyampaikan aspirasi atau kendala selama mengajar.
"Selama ini kan Kementerian Agama sedang berupaya untuk akselerasi terhadap pendidikan profesi guru atau sertifikasi guru," jelasnya. Artinya Kemenag ingin menyelesaikan sertifikasi guru ini di tahun 2026 depan. Program ini menjadi fokus Kemenag yang akan diselesaikan untuk semua guru di semua agama. Guru-guru di agama Islam maupun agama yang lain.
Terkait tuntutan supaya guru madrasah yang non ASN diangkat jadi guru PPPK, Thobib menegaskan kewenangan bukan di Kemenag saja. Dia menegaskan terkait kepegawaian itu kewenangan ada di banyak lembaga terkait. "Misalnya di Kementerian PAN-RB dan BKN," jelasnya. Kemenag tetap akan mengkomunikasikan tuntutan para guru madrasah itu ke kementerian yang membidangi.
Aksi demonstrasi itu bertajuk Gerakan Guru Bersatu atau Gerus. Aksi ini diinisiasi oleh Perkumpulan Guru Inpassing Nasional, sebagai bentuk perjuangan para pendidik madrasah untuk menuntut hak dan kesejahteraan mereka.
Aksi nasional bertema Gerakan Guru Bersatu (Gerus) ini digagas oleh Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) bersama sejumlah organisasi guru madrasah lainnya. Tuntutan mereka adalah pengangkatan P3K/ASN bagi guru madrasah swasta. Kemudian pengakuan masa kerja inpassing serta pembayaran TPG yang tertunda. Serta pembukaan kembali program inpassing guru.
Program Inpasing sangat penting bagi guru swasta yang menerima TPG. Bagi guru yang tidak Inpasing, menerima TPG sebesar Rp 2 juta per bulan. Sebelumnya Rp 1,5 juta per bulan. Ketika sudah masuk program Inpasing, besaran TPG seperti gaji pokok PNS sesuai tingkatan Inpasing-nya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022