PNS Pemprov DKI Jakarta saat mengikuti halalbihalal saat hari pertama kerja setelah libur lebaran. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah lama menjadi magnet dan idaman bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tak heran, begitu seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka banyak yang berbondong-bondong untuk mendaftarkan diri. Alasan utama dibalik tingginya minat ini adalah pandangan bahwa PNS merupakan pekerjaan yang menawarkan jaminan karier yang paling aman dan stabil.
Kepastian ini mendorong banyak orang untuk berjuang keras melewati seleksi yang ketat demi mendapatkan posisi sebagai abdi negara, melihatnya bukan hanya sebagai pekerjaan, tetapi sebagai jalan menuju stabilitas finansial dan masa depan yang terjamin.
Selain mendapatkan gaji pokok yang jumlahnya tetap dan diatur oleh pemerintah, salah satu keuntungan finansial terbesar menjadi PNS adalah perolehan berbagai macam tunjangan.
Komponen pendapatan tambahan ini memiliki sumber pembiayaan yang berbeda, tunjangan bagi PNS di instansi pusat dibebankan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sementara tunjangan bagi PNS yang bekerja di lingkup daerah dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Tunjangan yang diterima meliputi tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan tunjangan pangan/beras, serta yang paling menarik perhatian dan dinantikan setiap bulannya, yaitu Tunjangan Kinerja.
Tunjangan Kinerja atau yang lebih dikenal dengan Tukin, merupakan tunjangan yang besarnya tidak sama rata dan menjadi tolok ukur penting dalam menentukan kesejahteraan PNS. Hal ini dikarenakan besaran Tukin tidak bersifat statis, melainkan ditentukan secara langsung berdasarkan dua indikator utama, yakni hasil dari evaluasi jabatan serta pencapaian prestasi kerja yang ditunjukkan oleh PNS tersebut.
Oleh sebab itu, informasi mengenai daftar instansi dengan Tukin tertinggi menjadi hal yang wajib diketahui dan menjadi pertimbangan utama bagi calon pelamar CPNS 2025, karena besar kecilnya Tukin akan sangat memengaruhi total penghasilan akhir yang mereka terima. Nah, di antara banyak instansi pemerintah, ada sejumlah instansi dengan tukin yang paling tinggi. Anda yang lolos tes CPNS masuk ke instansi-instansi itu pun auto jadi calon menantu idaman.
Baca Juga: Serahkan SK kepada 648 CPNS Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi: Jangan Jadi Makelar Perizinan!
Lalu, instansi manakah yang memiliki tukin tertinggi? berikut daftarnya!
1. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Kisaran tukin: Rp2.125.000 – Rp127.710.000
2. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu
Kisaran tukin: Rp5.361.800 – Rp117.375.000

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
