
Wakil Menteri P2MI, DZulfikar Ahmad Tawalla. (Istimewa)
JawaPos.com - Warga Negara Indonesia (WNI) asal Bogor, Jawa Barat (Jabar) menjadi korban sindikat penipuan di Kamboja mendapat atensi dari Wakil Menteri (Wamen) Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla. Dia memastikan bahwa korban sudah dalam kondisi aman. Pemerintah Indonesia menjamin perlindungan terhadap korban.
Dzulfikar mengakui bahwa pemerintah sudah mengetahui dan memantau kondisi serta keberadaan korban. Saat ini, korban sudah mengganti nomor telepon yang sempat mendapat teror dari sindikat penipuan tersebut. Lokasi korban juga dirahasiakan. Selain berkomunikasi dengan korban, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kerabat dan keluarga korban.
”Bahwa kondisi yang bersangkutan 80 persen aman dan yang bersangkutan ganti nomor dan rahasia,” ungkap dia kepada awak media pada Minggu (26/10).
Orang nomor dua di Kementerian P2MI itu pun menjelaskan duduk perkara kasus yang dialami oleh korban. Mulanya, korban bertolak ke Singapura untuk bekerja pada September lalu. Setelah sebulan bekerja di Singapura, pada pertengahan Oktober korban dibawa ke Kamboja dan langsung dipekerjakan secara paksa oleh sindikat penipuan di sana.
Sadar menjadi korban eksploitasi sindikat penipuan yang menarget korban melalui berbagai platform di dunia maya, korban lantas berusaha melarikan diri. Dia berhasil kabur dan langsung memohon pertolongan dari KBRI Phnom Penh. Meski sudah mendapat perlindungan dari pihak KBRI, ancaman dan teror kepada korban terus berdatangan.
”Pemberi informasi menyampaikan kondisi yang bersangkutan diancam oleh perusahaannya kalau tidak kembali ke perusahaan, dan meminta pertolongan untuk ditempatkan di tempat yang aman,” kata dia.
Atas permintaan tersebut, Dzulfikar memastikan dirinya telah berkoordinasi untuk mendukung bantuan penanganan kasus yang menimpa korban. Dia menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan surat resmi KP2MI kepada Perwakilan Pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan penanganan permasalahan yang dialami oleh korban.
Sebelumnya, orang tua korban yang bernama Firman menyatakan bahwa sampai saat ini pihak keluarga masih menunggu proses pemulangan anaknya dari Kamboja. Namun, dia sangat khawatir karena sindikat yang menjebak anaknya terus menebar teror melalui aplikasi pesan WhatsApp. Menurut dia, anaknya masih trauma dan merasa ketakutan meski sudah berada di bawah perlindungan KBRI Phnom Penh.
”Kalau lihat orang yang tak di kenal dia trauma. Jadi, (korban) waspada,” ungkap Firman kepada awak media di Jakarta pada Sabtu (25/10).
Berdasar tangkapan layar yang ditunjukkan oleh Firman kepada awak media, tampak sejumlah ancaman dikirim kepada korban. Ancaman dan teror itu datang dengan kata-kata kasar dan bernada intimidatif. Menurut Firman, pesan bernada teror itu yang membuat anaknya sangat ketakutan dan merasa terancam. Untuk itu, dia memohon pemulangan anaknya ke Indonesia disegerakan.
”Bajingan, sampe indo gak bakal idup tenang lu setan,” bunyi teror tersebut. ”Lu dimana, lu mau balik atau gua kejar sampe indo? Balik gak lu ke Mess,” lanjut ancaman tersebut.
Menurut Firman, anaknya sudah berhasil melarikan diri dan saat ini sudah keluar dari tempat sindikat penipuan di Kamboja. Berdasar penuturan anaknya, korban dieksploitasi untuk melakukan penipuan online. Korban kabur saat ada kesempatan. Saat diminta memesan makanan dari layanan online, korban melarikan diri dan langsung meminta pertolongan kepada KBRI Phnom Penh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022