
Ketua GP Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin
JawaPos.com - Video bernada ancaman yang diucapkan Komisaris PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Muhammad Ainul Yakin, terhadap pegawai Trans7 viral di media sosial X (Twitter). Dalam video itu, Ainul melontarkan pernyataan keras soal dugaan penghinaan terhadap kiai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU).
Ainul, yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, mengaku tidak terima atas siaran program di Trans7 yang dianggap menghina ulama.
"Trans7 telah menghina melalui siaran-siarannya terhadap kiai dan ulama Nahdlatul Ulama," ujar Ainul Yakin dalam video yang beredar.
Ia kemudian mengingatkan sejarah perjuangan Ansor dan Banser dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Saudara-saudara TransTV [Trans7] yang masih muda-muda, kalian ingat sejarah. Sudah ribuan anak Ansor dan Banser tewas memperjuangkan republik ini. Kalian ada karena adanya Nahdlatul Ulama," katanya.
Dalam video yang sama, Ainul Yakin juga mengeluarkan pernyataan bernada ancaman keras. Ia menyinggung tindakan kekerasan yang dilakukan Banser terhadap PKI di masa lalu.
"Jangan sampai kader-kader Banser menggorok leher kalian seperti kader Banser menggorok PKI. Halal darah kalian apabila mengolok-olok ulama Nahdlatul Ulama," tegasnya.
Tak berhenti di situ, Ainul juga menyebut siap mengikuti perintah kiai jika diminta bertindak, dan mengklaim massa Ansor bisa dengan cepat mendatangi kantor Trans7.
"Kalian bayangkan seratus juta umat Nahdlatul Ulama. Apabila datang ke kantor kalian, kubakar ini. Saya kira tidak sampai 10 menit akan hangus," ujarnya.
Respons Transjakarta: Pernyataan Pribadi, Bukan Sikap Perusahaan
Menanggapi viralnya video tersebut, Komisaris Utama Transjakarta, Letjen TNI (Purn.) Untung Budiharto, langsung memberikan klarifikasi resmi.
Dalam pernyataannya, Untung menegaskan bahwa apa yang disampaikan Ainul Yakin tidak mewakili sikap resmi perusahaan.
"Pernyataan yang disampaikan oleh Saudara Ainul Yakin Simatupang merupakan pandangan pribadi yang bersangkutan dan tidak mencerminkan sikap maupun kebijakan resmi Transjakarta," ujar Untung dalam keterangannya, Senin (20/10).
Untung menjelaskan, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Transjakarta selalu menjunjung tinggi profesionalitas dan nilai-nilai kebhinekaan.
"Transjakarta berkomitmen untuk menjaga netralitas, profesionalitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika, toleransi, dan kebhinekaan dalam setiap aspek kegiatan dan komunikasi publiknya," katanya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
