
Pabrik pengolahan udang beku yang tercemar radioaktif Cesium-137 di kawasan industri Cikande, Banten. Radioaktif diduga berasal dari tempat pengolahan besi tua dekat pabrik. (Humas Bapeten)
JawaPos.com-Langkah tegas diambil Kementerian Lingkungan Hidup dalam menangani cemaran radioaktif di Kawasan Cikande, Serang, Banten.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan, pabrik yang menjadi sumber dan penyebab cemaran radioaktif akan diproses hukum. Baik proses hukum pidana maupun perdata.
Kepastian itu disampaikan oleh Menteri Hanif pada Jumat (10/10). Dia menyampaikan bahwa proses hukum sudah berjalan dan akan terus berlangsung.
Menurut dia, Bareskrim Polri yang menangani perkara pidana terkait dengan cemaran radioaktif di Cikande. Dalam waktu dekat proses hukum tersebut akan naik dari penyelidikan ke penyidikan.
”Sedang proses hukum di pidana dan perdata, (yang diproses hukum) pemilik perusahaan dan pengelola kawasan. Untuk pidananya, minggu ini mungkin nanti penjelasan dari Bareskrim akan naik ke penyidikan,” terang Hanif Faisol Nurofiq.
Berdasar informasi yang dia terima, Hanif menyatakan, polisi masih terus melakukan pendalaman secara menyeluruh. Termasuk berkaitan dengan ada atau tidaknya perintah dari atasan atau pimpinan perusahaan yang menyebabkan munculnya cemaran radioaktif di Cikande. Semua pihak terkait harus bertanggung jawab.
”Nanti, kita lihat apakah ada perintah langsung atau tidak,” tandas Hanif Faisol Nurofiq.
Sebelumnya, Hanif menyampaikan bahwa sebanyak 300 personel dari Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nubika) TNI AD dan Gegana Polri dikerahkan. Masing-masing tim akan diperkuat personel dengan jumlah mencapai 150 orang prajurit TNI dan personel Polri.
”Detasemen Zeni Nuklir Biologi dan Kimia dari TNI AD yang akan turun di sana, mungkin ada 150 orang. Dari Gegana Polri juga 150 orang yang sudah berlangsung,” kata Hanif Faisol Nurofiq.
Berdasar data Kementerian Lingkungan Hidup, secara keseluruhan ada 10 titik yang terdeteksi memancarkan radioaktif di kawasan Cikande. Masing-masing titik itu memancarkan radioaktif dengan intensitas yang berbeda-beda.
Namun demikian, Hanif menyatakan bahwa proses dekontaminasi dilaksanakan secara serentak. Tidak sebagian-sebagian atau bertahap.
”Kami skenariokan (proses dekontaminasi) tidak dilakukan secara bertahap, tapi dilakukan secara sekaligus, sepuluh titik langsung,” jelas Hanif Faisol Nurofiq.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022