
Petugas melakukan proses pengamanan titik atau lokasi terpapar radiasi Cesium-137 di kawasan Industri Modern Cikande Banten (7/10). (Humas Kemen-LH)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyatakan keprihatinan atas insiden paparan radiasi Cesium-137 (Cs-137) yang terjadi di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Ia menilai, peristiwa tersebut menjadi peringatan penting tentang lemahnya sistem pengawasan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sektor industri.
“Insiden ini tidak hanya menyangkut pencemaran lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek fundamental perlindungan tenaga kerja dan kesehatan masyarakat,” kata Yahya kepada wartawan, Kamis (9/10).
Yahya menekankan, penanganan kasus ini harus dilakukan secara lintas sektor, melibatkan Kemenkes, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Bapeten, BPJS Ketenagakerjaan, hingga BPJS Kesehatan. Sebab, paparan Cs-137 bukan hanya ancaman jangka pendek, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap kesehatan, seperti gangguan organ dan sistem saraf, serta peningkatan risiko kanker.
“Pemerintah tidak boleh hanya bertindak saat kejadian sudah terjadi,” tegasnya.
Yahya juga meminta agar pemeriksaan kesehatan berkala bagi pekerja dan warga sekitar segera dilakukan, disertai penyediaan layanan kesehatan terpadu yang mudah diakses.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja, termasuk jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan atas risiko akibat paparan radiasi. Ia mendesak Kemenaker melakukan audit menyeluruh terhadap perusahaan di kawasan berisiko tinggi.
“Seluruh protokol keselamatan radiasi harus dipastikan benar-benar dipatuhi. Perusahaan yang terbukti lalai harus dikenai sanksi karena merugikan rakyat dan pekerja, bahkan negara,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah menemukan 32 titik radiasi dari zat radioaktif Cs-137, pada Selasa (7/10). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memeriksa 1.562 pekerja dan warga sekitar lokasi. Hasilnya, 9 orang terindikasi positif terpapar Cs-137 melalui pemeriksaan whole body counter (WBC), sementara 6 orang positif melalui surveymeter.
Kasus ini bermula dari penolakan produk udang beku Indonesia di sejumlah pelabuhan besar Amerika Serikat (AS) pada Agustus lalu. Otoritas setempat mendeteksi adanya radiasi pada kontainer, yang kemudian memicu investigasi lintas lembaga di dalam negeri. Penelusuran menemukan sumber Cs-137 tidak berasal dari laut, melainkan dari aktivitas industri logam di kawasan Cikande.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
