
Presiden Prabowo Subianto memberi gestur hormat saat parade defile dalam acara HUT ke-80 TNI di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10). (YouTube Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memberi gestur hormat saat parade defile dalam acara HUT ke-80 TNI di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10).
Ribuan prajurit dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), dan Angkatan Laut (AL) terlibat dalam acara penuh semangat tersebut.
Prabowo memberikan penghormatan saat drum band Universitas Pertahanan (Unhan) melewati panggung utama melintas di hadapan Presiden dan Wakil Presiden. Parade defile itu turut dimeriahkan oleh flight helikopter yang membawa bendera tiga matra TNI, yakni AD, AU, dan AL.
Parade defile itu juga turut dimeriahkan oleh drum band dari berbagai institusi pendidikan. Di antaranya, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Serta, politeknik transportasi darat Indonesia STTD Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Turut dimeriahkan juga parade defile dari SMK Negeri 26 Jakarta, hingga SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur.
HUT TNI pada tahun ini mengangkat tema, "TNI Prima-TNI Rakyat: Indonesia Maju". TNI Prima merupakan singkatan dari profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Sementara, TNI Rakyat menegaskan kekuatan TNI bersumber dari rakyat.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengingatkan tidak ada lagi senioritas dalam seleksi kepemimpinan di internal institusi militer Indonesia.
Prabowo menyampaikan, dirinya tidak bosan memerintahkan panglima TNI dan seluruh kepala staf untuk menilai pimpinan-pimpinan di TNI.
"Saya memberi izin kepada panglima TNI dan kepala staf, dalam rangka seleksi kepemimpinan, tidak perlu selalu memperhitungkan senioritas. yang penting prestasi, pengabdian, cinta tanah air,” tegas Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menekankan bahwa TNI memerlukan kepemimpinan terbaik karena TNI harus mempertanggungjawabkan diri kepada rakyat Indonesia.
Karena itu, dia ingin seluruh unsur pimpinan TNI di setiap tingkatan dan setiap eselon dipastikan merupakan yang terbaik.
Dia meminta para pemimpin TNI tidak sekedar bekerja dan menunaikan tugas, melainkan turut memberi dan menjadi teladan.
”Saya ingatkan, semua unsur pimpinan TNI dari setiap eselon, dari setiap tingkatan, harus selalu membina diri dan harus selalu memberi contoh. Kepemimpinan di TNI harus kepemimpinan keteladanan, harus kepemimpinan Ing Ngarsa Sung Tuladha, harus memberi contoh di depan. Tidak ada tempat untuk pemimpin-pemimpin yang tidak kompeten, yang tidak profesional, yang tidak mengerti tugasnya,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022