
Kapal selam otonom produk dalam negeri yang ditampilkan oleh TNI dalam parade alutsista di Monas, Jakpus. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mabes TNI telah menuntaskan rangkaian gladi menjelang peringatan HUT ke-80 TNI pada Minggu (5/10). Dalam gladi yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus) sejak Jumat pagi (3/10), turut dilaksanakan Parade Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista). Salah satu alutsista yang ditunjukkan adalah kapal selam otonom.
Saat diwawancarai oleh awak media, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyampaikan bahwa gladi bersih hari ini berjalan dengan aman dan lancar. Seluruh rangkaian acara terlaksana dengan baik. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan beberapa pejabat TNI hadir secara langsung.
”Tidak ada kendala apapun. Mulai dari tahapan persiapan, kemudian acara pendahuluan, sampai dengan acara pokok, dan defile serta demonstrasi. Alhamdulillah berjalan lancar dan aman,” kata dia.
Diakui oleh Freddy, beberapa alutsista baru seperti kapal selam otonom memang sengaja ditunjukkan oleh TNI. Berdasar pantauan di lapangan, kapal selam itu memang berukuran jauh lebih kecil dari kapal selam pada umumnya. Sesuai dengan penjelasan narator, kapal selam itu dibuat oleh perusahaan dalam negeri. Yakni PT PAL. Pada badan kapal selam tersebut tampak dengan jelas logo perusahaan itu.
”Terkait dengan alutsista yang terbaru, seperti yang kita saksikan. ada beberapa yang sudah berada di tengah-tengah kita, hadir di tengah-tengah kita, ada kapal selam autonomous, kemudian ada dari kemarin saat unjuk keterampilan TNI AL itu KRI Belati, kemudian dari TNI AU ada yang nanti sambil berjalan, yang datang itu T-50i, dan beberapa alutsista lainnya,” terang Freddy.
Jenderal bintang dua TNI AL itu mengakui bahwa peringatan HUT ke-80 TNI jauh lebih besar ketimbang tahun lalu. Dari angka pasukan yang dikerahkan dalam acara tersebut meningkat cukup signifikan. Tahun lalu, jumlah prajurit TNI yang dikerahkan sekitar 100 ribu orang. Sedangkan tahun ini angkanya lebih dari 133 prajurit yang terlibat.
”Ini jauh lebih besar dari tahun lalu, tahun lalu pada HUT ke-79, yang kita lihat begitu besar dan masif itu, itu hanya 100 ribu pasukan,” imbuhnya.
TNI berharap besar, pelaksanaan acara puncak peringatan HUT TNI lusa berjalan seperti gladi bersih hari ini. Seluruh rangkaian acara terlaksana dengan aman dan lancar. Selain kesiapan pasukan, pihaknya juga berdoa agar cuaca pada 5 Oktober nanti mendukung pelaksanaan HUT ke-80 TNI yang bakal dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. (*/)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
