
Beri keterangan: MenHAM Natalius Pigai memberikan keterangan soal kasus MBG. (Febry Ferdian/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) menegaskan belum menemukan adanya indikasi pelanggaran hak asasi manusia dalam fenomena keracunan maupun sejumlah persoalan teknis terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Menteri HAM, Natalius Pigai, saat memberikan keterangan pers di Kantor KemenHAM, Jakarta, Rabu (1/10).
Hal tersebut juga disampaikan Pigai menanggapi adanya pernyataan Komnas HAM yang tengah mengusut dugaan pelanggaran HAM terkait kasus keracunan pada sejumlah siswa setelah mengonsumsi MBG. "Kalau ada yang menyampaikan kritik atau temuan di lapangan, itu sah-sah saja. Kami memandang hal itu sebagai bagian dari pengawasan publik," papar Pigai.
Dia menekankan, kendala yang ditemukan di lapangan, seperti kesalahan teknis dalam proses memasak atau penyimpanan makanan, tidak bisa serta-merta dikategorikan sebagai pelanggaran HAM. "Kesalahan memasak, keterampilan yang kurang, atau makanan yang basi karena faktor penyimpanan itu lebih kepada masalah administrasi dan manajemen. Jadi, tidak ada kaitannya langsung dengan pelanggaran hak asasi manusia," jelasnya.
Pigai menambahkan, dari hasil pemantauan, deviasi dalam pelaksanaan MBG hanya sekitar 0,017 persen. Menurutnya, angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan skala program yang mencakup jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
"Administrasi yang keliru itu tidak bisa dipidana," katanya.
Untuk memastikan kualitas program, KemenHAM telah menurunkan ribuan pegawai dari kantor wilayah di berbagai provinsi. Mereka ditugaskan melakukan pemantauan langsung terhadap implementasi program MBG.
"Kami menurunkan semua sumber daya yang ada. Satu kantor wilayah bisa melibatkan puluhan hingga ratusan pegawai untuk memantau lapangan. Jadi, pengawasan berjalan," ucap Pigai. Meski begitu, Pigai mengingatkan pentingnya penguatan regulasi agar pengawasan program dapat lebih optimal.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
