
Wapres Gibran Rakabuming Raka dan sang Istri Selvi Ananda menghadiri panen perdana lobster di BPBL Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/9/2025). (Setwapres)
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menghadiri panen perdana lobster di Balai Prasarana Budi Daya Laut (BPBL) Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (10/9).
Dalam kunjungan itu, Gibran didampingi istrinya, Selvi Ananda, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto.
Gibran menyebut program budidaya lobster yang baru diresmikan 2024 lalu, kini sudah menunjukkan hasil positif. Ia menilai, sinergi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Komisi IV DPR RI telah berjalan baik.
“Biasanya Pak Menteri membuat model-model terlebih dahulu, kemudian direplikasi dan diaplikasikan di berbagai tempat lain. Terima kasih, Bu Ketua, atas dukungannya terhadap program-program pemerintah, khususnya di bidang perikanan dan ekonomi biru,” kata Gibran saat menyampaikan sambutan.
Gibran mendorong agar keberhasilan program ini bisa diperluas ke daerah lain, sekaligus melibatkan lebih banyak mahasiswa dan anak muda dalam riset serta pengembangan.
“Saya lihat juga ada banyak mahasiswa yang terlibat, ini bagus sekali. Mohon lebih banyak melibatkan anak-anak muda untuk riset dan pengembangan, serta melibatkan stakeholder lokal,” ujarnya.
Selain itu, Gibran menyinggung pentingnya percepatan Peraturan Presiden terkait pencegahan penyelundupan hasil laut.
“Tadi juga ada penekanan dari Ibu Ketua Komisi agar Perpres terkait penyelundupan segera difinalkan, sehingga tidak ada lagi kebocoran,” tegasnya.
Dalam panen perdana ini, Gibran menilai kualitas hasil budidaya sangat baik, baik dari ukuran maupun metode pengembangannya. Ia menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas dan mereplikasi model budidaya ke berbagai wilayah.
“Kita lihat tadi, lobsternya bagus sekali. Tinggal ditingkatkan produktivitasnya, direplikasi, dan dieksekusi di lokasi lain,” paparnya.
Lebih lanjut, Gibran menekankan besarnya potensi ekonomi biru Indonesia yang meliputi komoditas laut unggulan seperti lobster, napoleon, bawal bintang, dan kerapu macan. “Semua ini luar biasa dan harus terus ditingkatkan,” imbuhnya.
Gibran juga mengingatkan agar program pembangunan kampung nelayan yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto dapat dikawal dengan baik.
“Saya mohon ini benar-benar dikawal, baik oleh Ibu Ketua Komisi, Pak Menteri, maupun jajaran terkait, agar program ini bisa berjalan dengan baik. Potensinya besar, dan tanpa dukungan semua pihak tentu tidak mungkin bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
