
Kwik Kian Gie. (Istimewa)
JawaPos.com - Ekonom dan politikus senior, Kwik Kian Gie meninggal dunia pada Senin (28/7) pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. Mantan Menteri Koordinator (Menko) bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gusdur meninggal pada usia ke 90 tahun.
Dalam informasi yang beredar disebutkan jenazah Kwik Kian Gie akan disemayamkan di Ruang A dan B Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh publik pun turut menyampaikan duka cita kepada Kwik Kian Gie, mulai dari Sandiaga Uno hingga Mahfud MD.
Melalui akun X resminya, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan duka citanya. Ia menilai Kwik merupakan sosok ekonom, pendidik dan mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran.
"Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka," kata Sandiaga.
Tak hanya Sandi, Eks Menteri ESDM, Sudirman Said menyampaikan duka cita atas meninggalnya mantan Menko Ekonomi era Gusdur. Menurutnya, tahun-tahun belakangan ini, banyak pihak menjadi saksi, satu per satu penyuara nurani dan kewarasan dipanggil pulang.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Selama jalan Pak Kwik Kian Gie. Semoga husnul khatimaah, disambutempat terbaik di sisi Tuhan YMK, sesuai amal baik semasa hidup," kata Sudirman Said dalam akun X yang dikutip Selasa (29/7).
Dalam kenangannya, Kwik Kian merupakan sosok pendidik dan teladan bagi semua generasi. Menurutnya, Kwik adalah seorang yang memiliki keteguhan dan nyali untuk menyuarakan kebenaran.
Ia berharap semoga terus tumbuh generasi baru yang punya keteguhan dan nyali untuk menyuarakan yang benar itu benar, dan yang batil itu batil. Karena menurunya, negara dan bangsa yang kuat adalah yang mengalami tempaan diskursus publik untuk merumuskan rute terbaik bagi perjalanan menuju masa depan yang gemilang.
"Terima kasih Pak Kwik, telah dalam waktu panjang menjadi bagian diskursus itu. Menjadi pendidik dan teladan bagi kami semua generasi yang lebih muda. Pak Kwik adalah teladan yang tak pernah lelah mencintai Indonesia. Kita juga tak boleh lelah mencintai negeri ini," ujarnya.
Bahkan, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, mengenang sosok Kwik sebagai seorang tokoh yang cerdas dan lurus dalam pengabdiannya. Bahkan ia juga berharap, akan ada generasi baru yang bermunculan di tanah air yang bisa cinta dan mengurus tanah air.
"Kwik Kian Gie, tokoh cerdas dan lurus telah wafat. Semoga mendapat surga-Nya. Ada pepatah, "Patah tumbuh, hilang berganti. Mati satu, tumbuh seribu". Semoga benar, akan bermunculan generasi yg sebaik Kwiek Kian Gie dIm mencintai dan mengurus tanah air kita," tutur Mahfud MD dalam akun X-nya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
