Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Juli 2025 | 17.24 WIB

Beras Oplosan Kerugikan Negara Rp 100 Triliun, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Sikat Pengusaha Nakal

Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerja di Merauke akhir 2024 lalu. (Humas Kementan) - Image

Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerja di Merauke akhir 2024 lalu. (Humas Kementan)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto sudah mendengar adanya beras oplosan yang beredar di masyarakat. Kerugian akibat ulah nakal itu mencapai Rp 100 triliun setiap tahunnya. 

Prabowo mengungkapkan telah mendapat laporan adanya beras oplosan. Beras ini adalah beras biasa tapi diklaim sebagai sebagai beras premium. "Saya minta Jaksa Agung dan Kapolri tindak pengusaha yang curang," kata Prabowo saat di Kongres PSI di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS pada Minggu malam (20/7).

Dia menyebutkan dampak dari kenakalan ini adalah kerugian senilai Rp 100 triliun setiap tahun. "Ini kejahatan ekonomi luar biasa," ungkap Prabowo.

Kepala Negara bahkan dengan tegas menyebut bahwa kerugian ini merupakan subversif ekonomi. Jika kejahatan ini ditindak dan dimusnahkan, Prabowo optimistis akan menghilangkan kemiskinan. "Ini menikam rakyat," ujarnya. 

Sebelumnya, pekan lalu Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut ada 212 merk beras diduga melakukan pengoplosan. Sehingga mutu beras dilanggar dan merugikan rakyat. (lyn) 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore