Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Juli 2025 | 06.55 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari LAM Riau, Simbol Toleransi dan Persatuan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) dalam prosesi adat yang penuh khidmat. (Istimewa). - Image

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) dalam prosesi adat yang penuh khidmat. (Istimewa).

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) dalam prosesi adat yang penuh khidmat di Balai Adat LAM Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Sabtu (12/7). 

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi besar Kapolri dalam menjaga keamanan nasional, khususnya di bumi Melayu Riau.

Dalam prosesi tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dikenakan tanjak sebagai simbol kehormatan, selempang yang melambangkan keagungan dan perlindungan, keris sebagai simbol kekuatan, serta kalung pingat sebagai pengikat persaudaraan. Prosesi ditutup dengan tepuk tepung tawar, ritual adat khas Melayu berupa percikan air dan dedaunan sebagai lambang doa keselamatan dan kebijaksanaan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas anugerah tersebut. Ia menilai anugerah adat itu sebagai amanah moral yang akan menjadi pengingat bagi institusinya agar senantiasa berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa.

“Anugerah ini adalah pengingat bahwa setiap langkah pengabdian harus berakar pada budi dan nilai-nilai luhur,” kata Listyo kepada wartawan, Sabtu (12/7).

Ia juga menekankan pentingnya peran budaya dalam membentengi identitas bangsa di tengah tantangan global. Listyo memandang, nilai budaya Melayu sebagai jangkar moral yang penting dalam menjaga kerukunan dan gotong royong. 

“Saya berharap LAM Riau terus menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi dan persatuan,” tambahnya.

Sementara, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan Ingatan Budi mencerminkan nilai moral dan kesadaran budaya yang menjadi jati diri masyarakat Melayu. 

“Ingatan budi bukan sekadar memori, tetapi kesadaran moral yang melahirkan empati, penghargaan, dan perilaku terpuji,” ujarnya.

Datuk Taufik juga menegaskan anugerah ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja nyata Kapolri, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau, serta pendekatan hukum yang humanis, dan pelaksanaan kebijakan presisi oleh jajaran Polda Riau.

Ia juga turut memuji Irjen Herry Heryawan selaku Kapolda Riau, yang dinilai mampu menerjemahkan kebijakan Kapolri secara tepat dan berimbang antara ketegasan dan kemanusiaan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menyampaikan penghormatan adat kepada Kapolri merupakan simbol eratnya hubungan antara negara dan kearifan lokal.

“Penghormatan adat kepada Kapolri adalah cermin bahwa adat dan negara dapat berjalan seiring dalam menjaga kehormatan, keamanan, dan kedamaian bumi Melayu,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore