
Salah seorang tersangka kasus penyerangan guru dan tenaga medis di Yahukimo dimintai keterangan oleh petugas. (Satgas Operasi Damai Cartenz)
JawaPos.com - Sejak penyerangan guru dan tenaga kesehatan di Yahukimo terjadi pada Maret lalu, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz sudah menangkap 8 orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dari 8 orang itu, 3 di antaranya sudah menjadi tersangka.
Para tersangka terdiri atas Aris Pahabol, DH, dan NS. Mereka adalah anggota KKB dari Batalyon Eden Sawi Yali. Bergerak di bawah komando Ohion Helembo alias Bapa Simpan. Terafiliasi langsung dengan Kodap XVI Yahukimo di bawah kendali Elkius Kobak.
Mereka dikejar oleh Satgas Operasi Damai Cartenz sejak Maret karena secara brutal menyerah guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk.
Penangkapan mereka dilakukan melalui serangkaian operasi penegakan hukum di Yahukimo dan sekitarnya.
”Kami serius menangani kasus ini. Pelaku yang terlibat akan kami proses secara tegas dan profesional. Tindakan kekerasan terhadap guru dan tenaga kesehatan tidak bisa ditoleransi karena mereka adalah simbol kemanusiaan dan pelayanan,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani pada Jumat (11/7).
Selain 3 tersangka, 5 orang lain yang sudah ditangkap juga tengah didalami oleh aparat. Brigjen Faizal menyampaikan bahwa penanganan kasus tersebut akan terus dikembangkan hingga seluruh jaringan dan pihak yang terlibat dalam penyerangan brutal itu berhasil ditangkap.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo menambahkan, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti nyata atas kerja keras aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya di wilayah Papua Pegunungan yang kerap disasar oleh KKB.
”Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aparat keamanan hadir untuk melindungi masyarakat dan menindak tegas kelompok-kelompok yang mengganggu kedamaian,” ujarnya.
Menurut Yusuf, sampai hari ini Tim Investigasi Gabungan masih melakukan pendalaman terhadap 5 orang pelaku yang sudah diamankan. Mereka juga terus mengejar sisa anggota kelompok bersenjata yang diduga kuat terlibat dalam aksi tersebut.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
