Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Juli 2025 | 03.52 WIB

Profil Jordi Amat, Putra Mahkota Kerajaan Siau yang Putuskan Bela Persija Jakarta Mulai Liga 1 2025/2026

Jordi Amat merupakan putra mahkota Kerajaan Siau, Sulawesi Utara, yang kini memperkuat Persija Jakarta. (Dok. Persija) - Image

Jordi Amat merupakan putra mahkota Kerajaan Siau, Sulawesi Utara, yang kini memperkuat Persija Jakarta. (Dok. Persija)

JawaPos.com - Jordi Amat resmi menjadi pemain baru Persija Jakarta. Bek Timnas Indonesia itu adalah putra mahkota yang mendapatkan gelar pangeran dari Kerajaan Siau.

Jordi Amat telah diumumkan sebagai penggawa anyar Macan Kemayoran pada Sabtu (5/7). Dia mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Pemain yang lahir dan besar di Spanyol itu menjadi rekrutan ketiga Persija Jakarta. Jordi Amat menambah amunisi anyar Macan Kemayoran setelah penyerang lokal Eksel Runtukahu dan gelandang bertahan asal Brasil, Van Basty Sousa.

Sementara bagi Jordi Amat, Persija Jakarta adalah klub Indonesia pertama yang dia bela. Sebelumnya dia telah malang melintang di sejumlah kompetisi dunia baik La Liga Spanyol hingga Liga Primer Inggris.

Meski namanya sudah terkenal di mana-mana dan salah satu penggawa Timnas Indonesia, mungkin tak banyak yang tahu bahwa Jordi Amat punya keturunan yang cukup spesial. Berikut profil Jordi Amat secara singkat untuk lebih mengenal sang bek. 

Profil Jordi Amat

Jordi Amat Maas diketahui lahir di Canet de Mar-Spanyol, pada 21 Maret 1992. Pemain berusia 33 tahun itu memiliki darah campuran Indonesia dan Spanyol.

Darah Indonesia yang mengalir dalam tubuh Jordi Amat berasal dari pihak sang ayah. Tepatnya neneknya yang merupakan orang Makassar, Sulawesi Selatan. Neneknya kemudian melahirkan ayah Jordi Amat di Pulau Siau, Sulawesi Utara.

Ayah dari Jordi Amat memiliki nama Manalang Soelag Kansil. M. D Kansil adalah Raja Siau yang berkuasa pada 1895-1909. Awalnya dia mengaku tak percaya dengan darah leluhurnya.

Jordi sempat mengira cerita itu merupakan dongeng atau karangan dari neneknya. Tapi ternyata dia benar-benar seorang pangeran alias putra mahkota Kerajaan Siau.

“Saat masih kecil, nenek memang memberitahu bila saya adalah putra mahkota. Saya pikir itu hanya cerita semata, tidak lebih,” kata Jordi Amat.

Jordi Amat disebutkan juga termasuk generasi ke-III dari Raja M.D Kansil Kerajaan Siau, Sulawesi Utara. Gelar pangeran pun didapat oleh eks pemain Swansea City itu pada 2022 dari Dewan Kerajaan Kesultanan Adat Nusantara (DEKKAN).

Selain punya darah keturunan yang istimewa, karier Jordi Amat pun terbilang spesial. Dia memulai karier sepak bolanya dari akademi sepak bola di Spanyol, mulai dari C.F. Canet de Mar dan RCD Espanyol.

Bakatnya kemudian mencuri perhatian tim senior RCD Espanyol pada musim 2009/2010. Saat itu Espanyol ditangani oleh pelatih Argentina bernama Mauricio Pochettino.

Kemudian pada musim 2012/2013, Jordi Amat dipinjam oleh Rayo Vallencano selam satu musim. Di sana lah performanya kian mengilap hingga berkesempatan menghadapi dua mega bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore