
Jordi Amat gacor jadi gelandang bersama Persija Jakarta dan Timnas Indonesia era John Herdman. (Persija)
JawaPos.com - Bek senior Persija Jakarta, Jordi Amat, menutup musim perdananya bersama Macan Kemayoran dengan perasaan bangga meski gagal mengantarkan tim meraih gelar juara BRI Super League 2025/26.
Menurutnya, perjalanan yang dilalui Persija sepanjang musim menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Persija mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir setelah mengumpulkan 71 poin dari 34 pertandingan.
Tim ibu kota mencatatkan 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Selain itu, Persija juga menjadi salah satu tim paling produktif dengan koleksi 65 gol serta memiliki pertahanan terbaik kedua di kompetisi setelah hanya kebobolan 29 kali.
Bagi Jordi, pencapaian tersebut mencerminkan kerja keras seluruh pemain, pelatih, dan staf yang terus berjuang sejak awal musim. Meski target utama untuk mengangkat trofi belum terwujud, ia menilai identitas permainan Persija semakin terlihat jelas dari pekan ke pekan.
"Di musim pertama bersama Persija, sangat bangga dengan perjuangan kami di setiap pertandingan. Kami tidak mencapai tujuan kami, tetapi kami memainkan salah satu sepak bola terbaik di Indonesia," ujar Jordi.
Sepanjang musim, Persija dikenal sebagai tim yang mengandalkan penguasaan bola, tekanan tinggi, dan permainan menyerang yang agresif. Karakter permainan tersebut membuat Macan Kemayoran mampu bersaing di papan atas hingga akhir kompetisi.
Jordi sendiri menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan tim musim ini. Tidak hanya berperan sebagai pemimpin di lini belakang, pemain berusia 34 tahun itu juga mampu memberikan kontribusi saat menyerang.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
