
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengkritisi soal sistem pendidikan Indonesia. (YouTube Lembur Pakuan Channel).
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melontarkan pernyataan mengejutkan yang mengguncang dunia pendidikan nasional! Dalam sebuah wawancara yang viral di YouTube Lembur Pakuan Channel, tokoh yang dikenal dengan julukan Bapa Aing ini memperingatkan keras: sistem pendidikan Indonesia terancam kacau jika terus meniru pola Barat.
“Taruhan bubar, saya katakan!” tegas Dedi, sembari menyatakan bahwa mindset bangsa ini harus dirombak total jika ingin maju, bukan sekadar mencomot sistem luar yang tak cocok dengan realitas sosial kita.
Menurut Dedi, pendidikan ala Barat tampak ideal di atas kertas, namun mustahil diterapkan secara utuh di Indonesia. Alasannya? Negara kita belum hadir secara penuh seperti negara-negara Barat yang menegakkan aturan secara total dan konsisten.
“Di Barat, anak kecil dilarang keras menyentuh rokok, alkohol, atau naik motor. Aturannya jelas, penindakannya tegas, dan negaranya benar-benar hadir dari atas sampai bawah,” ujarnya lantang.
Bandingkan dengan Indonesia? Dedi menyebut kondisi kita semrawut dan penuh ketidakkonsistenan. “Guru nggak boleh nyubit murid, tapi murid bisa nonton video porno, beli rokok, naik motor bertiga tanpa helm, bahkan oprek motor jadi brong seakan bebas hukum!” tegasnya, penuh nada geram.
Dedi melontarkan kritik tajam terhadap cara berpikir bangsa ini yang dianggap setengah-setengah, berpola pikir Barat tapi hidup dengan budaya yang masih tradisional. “Ini kacau. Otaknya Barat, hidupnya Timur. Nggak nyambung!” katanya.
Ia bahkan menantang para pembuat kebijakan untuk bersikap konsisten. “Kalau mau pakai mazhab Barat, maka dari A sampai Z harus Barat. Kalau mau Timur Tengah, ya semua harus Timur Tengah. Mau pakai cara Tiongkok? Silakan, tapi harus total. Jangan campur aduk!”
Pernyataan Dedi Mulyadi ini sontak memicu perdebatan hangat di kalangan pendidik, netizen, hingga pengamat kebijakan publik. Akankah suara lantang sang gubernur menjadi awal dari revolusi pendidikan Indonesia? Ataukah akan tenggelam dalam kebisingan birokrasi?
Satu hal pasti, Dedi Mulyadi sudah memukul gong. Dan gema kritiknya jelas tak bisa diabaikan begitu saja.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
