Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 15.49 WIB

Dudung Tegaskan TNI Tak Pernah Takut Ormas: Tidak Ada Istilah Itu

Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. (Folly Akbar/Jawa Pos) - Image

Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. (Folly Akbar/Jawa Pos)

JawaPos.com - Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa TNI tidak pernah gentar terhadap organisasi masyarakat (ormas) manapun. Menurutnya, TNI memiliki prinsip yang teguh dan tidak bisa dipengaruhi oleh tekanan dari kelompok mana pun.

"Ah, nggak ada itu TNI, nggak ada istilah TNI takut sama ormas, tidak ada itu istilah itu," kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5).

Dudung menjelaskan, keberadaan TNI bersumber dari rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu, prajurit TNI bertugas melayani seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang kelompok atau organisasi.

“Jadi kalau TNI itu, ke mana pun TNI itu ke masyarakat, siapapun sampai masyarakat apapun istilahnya tidak ada memandang bulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, tidak ada perlakuan khusus dari TNI terhadap pemimpin ataupun anggota ormas, meskipun mereka memiliki pengaruh besar di masyarakat. Menurut Dudung, TNI tidak akan tunduk atau bersikap berbeda hanya karena berhadapan dengan kelompok tertentu.

“Istilahnya ini kelompok ini, kelompok itu, semuanya TNI itu kan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujarnya.

Dudung juga menegaskan bahwa sikap netral dan teguh dalam menjaga keutuhan bangsa menjadi bagian dari jati diri TNI. Prajurit tidak dibentuk untuk bersikap eksklusif atau tunduk pada kepentingan kelompok, melainkan mengayomi seluruh rakyat Indonesia dengan adil.

“Jadi tidak kemudian dia ke pimpinan ormas terus dia menghormati atau dia seakan-akan tidak ada itu,” paparnya.

Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap sikap aparat terhadap sejumlah ormas yang kerap bertindak di luar batas. Dudung menekankan bahwa aparat TNI harus tetap tegas, profesional, dan menjaga integritas, apapun situasi dan tekanan yang dihadapi di lapangan.

Melalui penegasan ini, Dudung ingin memastikan bahwa rakyat tetap percaya pada keberpihakan TNI yang murni untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan kelompok.

“TNI itu tidak berdiri di bawah kepentingan siapa pun, melainkan berdiri kokoh di bawah kepentingan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore