Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Mei 2025 | 23.10 WIB

Jubir Istana Pengganti Hasan Nasbi Diingatkan Sensitif HAM, Tak Lagi Keluarkan Pernyataan Blunder

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2). (Istimewa) - Image

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2). (Istimewa)

JawaPos.com - Hasan Nasbi sudah dua pekan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden alias Presidensial Communication Officer (PCO), sejak Senin (21/4). Wakil Ketua Komisi XIII, Andreas Hugo Pareira, berharap pengganti Hasan Nasbi tak hanya andal dalam mengelola strategi komunikasi Istana, tapi juga memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu hak asasi manusia (HAM).

"Posisi ini harus diisi oleh orang yang memiliki kepekaan tinggi terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia, termasuk perlindungan terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang menyeluruh," kata Andreas Hugo Pareira kepada wartawan, Senin (5/5).

Menurutnya, Kepala PCO yang baru perlu memiliki pandangan yang sejalan dengan prinsip negara hukum dan penghormatan terhadap HAM. Sebagai pemimpin jubir Istana, kata Andreas, PCO harus menjadi representasi presiden untuk mengkomunikasikan kepada publik informasi yang dikehendaki oleh kepala negara.

"Untuk itu, jubir harus memahami persis hal-hal apa yang dikehendaki oleh Presiden untuk dikomunikasikan dan apa yang tidak untuk dikomunikasikan. Maka, kantor komunikasi harus benar-benar memahami berbagai arus informasi di dalam dan isu yang berkembang di luar," ucap Andreas.

"Sehingga bisa secara elegan menyampaikan informasi keluar dan merespons berbagai isu yang berkembang diluar," sambungnya.

Andreas pun mengaku, sudah pernah mewanti-wanti Hasan Nasbi untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan terbuka. Kala itu, pimpinan Komisi HAM DPR ini menyebut pernyataan Hasan soal kepala babi arogan dan tak sensitif terhadap HAM.

Menurutnya, pernyataan Hasan soal teror kepala babi kepada jurnalis membuat publik mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan dan kebebasan berekspresi.

Dengan tantangan komunikasi kompleks, Andreas sebagai wakil rakyat menyebut publik berharap Prabowo menunjuk sosok yang tidak hanya loyal secara politik, tetapi juga visioner secara etika dan menjaga marwah demokrasi.

"Presiden Prabowo sangat tahu siapa yang tepat untuk posisi ini. Saya percaya beliau akan memilih sosok yang tidak hanya sambung pikirannya, tapi juga satu nafas dalam memahami misi besar pemerintahan ini," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore