Prajurit TNI menunjukkan senapan serbu baru buatan PT Pindad, SS3-M1. (PT Pindad).
JawaPos.com - Indonesia kembali memiliki senapan serbu baru yang dibuat oleh salah satu jagoan produsen alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri, PT Pindad. Senapan serbu itu mereka namai SS3-M1. Pindad memperkenalkan senjata tersebut pada Rabu (26/2). Mereka menyatakan bahwa senjata itu dibuat sesuai dengan arahan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.
Menurut Pindad, SS3-M1 merupakan pengembangan dari produk SS1 dan SS2 Pindad dengan berbagai masukan positif dari pengguna. Dengan kaliber 5.56 x 45 milimeter khas NATO dan panjang laras 14,5 inci, senapan serbu tersebut dilengkapi dengan popor teleskopik yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan para pengguna.
”Salah satu wujud komitmen kami adalah inovasi dalam produk senjata SS3-M1. Penamaan ini merupakan arahan dari menteri pertahanan, sehingga pengguna dapat lebih familiar dan seragam dengan penamaan berbagai varian produk PT Pindad,” kata Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa.
Dilihat dari dimensinya, senapan serbu SS3-M1 memiliki panjang total 871 milimeter dalam kondisi terentang penuh dan 797 milimeter dalam kondisi normal. Senjata itu memiliki bobot 3,25 kilogram, senjata itu tergolong ringan sehingga memudahkan pengguna dalam mobilisasi dan pengoperasian. Sementara dari desainya, SS3-M1 dilengkapi dengan sistem picatinny rail dan m-lok pada hand guard untuk pemasangan aksesori dan alat optik tambahan.
Selain itu, terdapat pegangan vertikal yang meningkatkan stabilitas serta kenyamanan pengguna dalam mengoperasikan senjata. ”Secara singkat, SS3-M1 adalah senapan serbu kaliber 5.56 x 45 milimeter yang merupakan pengembangan SS1 dan SS2. Kami mendengarkan berbagai masukan dari pengguna dan mengembangkan produk sesuai dengan kebutuhan operasi modern,” terang Sigit.
Saat ini, SS3-M1 dirancang sebagai senjata standar bagi berbagai satuan terutama untuk satuan dengan tingkat operasional tinggi. Senapan tersebut memiliki performa kemampuan yang setara dengan senjata basis serupa yang beredar di dunia seperti Colt M4, HK416, dan Caracal CAR816. Sigit menyatakan bahwa SS3-M1 merupakan hasil inovasi industri pertahanan dalam negeri yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional modern.
“Inovasi senapan SS3-M1 merupakan komitmen PT Pindad dalam mendukung pertahanan, keamanan, dan kedaulatan NKRI. PT Pindad akan terus berinovasi serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam memproduksi alat peralatan pertahanan dan keamanan,” jelasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
