Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Desember 2024 | 16.18 WIB

Muhammad Ferarri Tampik Indonesia Kirim Tim Kelas Dua pada Piala AFF 202R

Pemain timnas Indonesia Kadek Arel (kanan) dan Muhammad Ferarri (dua dari kiri) mengikuti latihan perdana tim Garuda dalam pemusatan latihan (TC) di Bali, Kamis (28/11). (Dok. PSSI) - Image

Pemain timnas Indonesia Kadek Arel (kanan) dan Muhammad Ferarri (dua dari kiri) mengikuti latihan perdana tim Garuda dalam pemusatan latihan (TC) di Bali, Kamis (28/11). (Dok. PSSI)

JawaPos.com-Bek timnas Indonesia Muhammad Ferarri keberatan im yang diperkuatnya pada Piala AFF 2024 dinilai sebagai tim kelas dua karena diisi mayoritas pemain muda.

Baca Juga: Rahasia Awet Muda: 9 Kebiasaan Orang yang Selalu Terlihat Lebih Muda dari Usia dan Teman-teman Sebayanya!

Pelatih timnas Shin Tae-yong memang memanggil mayoritas pemain muda untuk tampil dalam kejuaraan antar negara Asia Tenggara dua tahunan itu. Bahkan pemain yang paling tua pun, Asnawi Mangkualam, baru berusia 25 tahun.

“Yang orang anggap dari pemain tim B seperti itu, bagi saya sendiri, banyak dari para pemain pun main di Liga (1). Mungkin tidak hanya saya, tapi rata-rata pemain dapat menit bermain banyak di liga,” kata Ferarri pada jumpa pers sebelum pertandingan melawan Myanmar, dalam rekaman audio yang diterima pewarta.

Ia mengingatkan sebagian rekan setimnya berpengalaman bermain di luar negeri.

“Seperti Marselino (Ferdinan) pun banyak pengalaman di Eropa, seperti juga Rafael (Struick), itu sangat penting untuk saya dan untuk mendapat pengalaman dari pemain-pemain yang bermain di luar negeri mungkin itu sangat berguna bagi saya. Saya banyak belajar dari mereka,” tambahnya.

Shin mengandalkan mayoritas pemain muda yang sebelumnya mencicipi timnas Indonesia U-22 seperti Arkhan Kaka, M. Rayhan Hannan, Sulthan Zaky hingga Kadek Arel.

Ferarri tidak sependapat dengan hin yang mengatakan laga menghadapi lawan pertama, Myanmar, pada Senin akan berlangsung berat karena tim lawan dihuni pemain-pemain senior.

“Bagi saya pertandingan besok tidak mudah, karena Myanmar merupakan tim yang bagus dan mereka juga mengirim tim senior. Dan seperti Anda ketahui, sebagian besar pemain kami adalah pemain U-22 dan kami berharap bisa mendapat hasil bagus besok, dan untuk itu kami harus bersatu dan bekerja keras,” ucap bek Persija Jakarta itu.

Indonesia mengawali perjuangan di Piala AFF 2024 dengan menghadapi Myanmar, sebelum menjamu Laos pada 12 Desember, bertandang ke Vietnam pada 15 Desember, dan menutup fase grup dengan menjamu Filipina pada 21 Desember.

Sepanjang sejarah pertemuan antara Indonesia dan Myanmar, tim Garuda memiliki catatan head to head yang lebih dominan dengan sembilan kemenangan, tiga kali imbang, dan empat kali kalah sejak 1996. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore