Selaras dengan visi menjadikan TNI AL sebagai organisasi yang berproyeksi global, Angkatan Laut mengadakan FGD untuk membahas secara khusus kekuatan kapal selam. (Dispenal)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia sudah memastikan membeli dua kapal selam kelas scorpene dari perusahaan asal Prancis, Naval Group. Walau masih harus menunggu proses pembangunan kapal selam tersebut selama enam sampai tujuh tahun, TNI AL terus bersiap diri.
Pada Rabu (11/9), mereka mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan topik Pemenuhan Kebutuhan Program Pengadaan Kapal Selam Scorpene Evolved.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa kapal selam sebagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis sangat penting bagi TNI AL. "Kekuatan kapal selam akan memainkan peran kunci dalam pelaksanaan tugas TNI AL dalam menegakkan kedaulatan dan menjaga keamanan di wilayah Perairan Indonesia dan yurisdiksi nasional,” ungkap Laksamana Ali.
Di hadapan seluruh jajarannya, Ali menyampaikan bahwa perubahan lingkungan strategis di tataran global maupun regional terjadi sangat cepat, semakin kompleks, dan tidak menentu. Dengan tantangan tersebut, pembangunan kekuatan kapal selam TNI AL menjadi semakin penting dan mendesak. Apalagi Indonesia sudah punya visi Indonesia Emas 2045 yang salah satu tujuannya adalah mewujudkan Negara Nusantara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Negara nusantara yang dimaksud adalah Indonesia dengan geografis kepulauan yang memiliki ketangguhan politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan nasional sebagai poros maritim dunia. Visi tersebut membutuhkan kekuatan Angkatan Laut yang mampu menghadapi berbagai tantangan strategis di masa depan.
”Oleh karena itu, kita harus menyatukan tekad untuk mewujudkan TNI AL yang modern, berdaya gentar kawasan dan berproyeksi global,” jelas Ali.
Lebih lanjut, orang nomor satu di TNI AL itu menyampaikan bahwa salah satu langkah yang perlu dilakukan oleh TNI AL adalah memenuhi kebutuhan kapal selam. Saat ini Indonesia baru memiliki empat kapal selam. Untuk itu, TNI AL berkomitmen terus membangun kekuatan kapal selam. ”Salah satu transformasi yang krusial adalah pembangunan kekuatan kapal selam. Pada prinsipnya, kekuatan yang akan dibangun terdiri dari aspek material, personel, fasilitas, dan organisasi,” tegasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
