
Tangkapan layar memperlihatkan Erina Gudono dan Kaesang Pangarep langsung masuk mobil mewah dengan belanjaan tanpa melewati proses bea dan cukai setelah turun dari pesawat jet pribadi. (Platform X)
JawaPos.com–Penggunaan pesawat jet pribadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bersama sang istri Erina Gudono saat perjalanan ke Amerika Setikat (AS) menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pihaknya sangat berwenang mengusut kekhawatiran publik terkait adanya penerimaan gratifikasi dari penggunaan jet pribadi itu.
”Melakukan klarifikasi atas isu-isu tersebut adalah merupakan lingkup tugas kewenangan KPK,” kata Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango dikonfirmasi, Minggu (1/9).
Sebagai ketua umum partai, kata Nawawi, Kaesang memang bukan merupakan penyelenggara negara. Tetapi, publik mengetahui bahwa anggota keluarga dari Kaesang merupakan petinggi negara dan juga penyelenggara negara.
Kaesang Pangarep merupakan putra bungsu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), saudara kandung Wakil Presiden (Wapres) terpilih Gibran Rakabuming Raka, dan iparnya merupakan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Karena itu, KPK akan mengklarifikasi kemudahan-kemudahan Kaesang mendapatkan fasilitas.
”Yang bersangkutan (Kaesang Pangarep) mungkin bukan penyelenggara negara, tapi semua publik mengetahui siapa sosok yang bersangkutan. Tentu perlu diklarifikasi apakah kemudahan-kemudahan yang diperoleh yang bersangkutan ada kaitannya misal dengan jabatan-jabatan penyelenggara negara yang disandang keluarganya,” ucap Nawawi.
Nawawi membenarkan, pihaknya telah memerintahkan Direktorat Gratifikasi maupun Direktorat Pengaduan Masyarakat untuk menindaklanjuti setiap laporan pengaduan yang disampaikan.
”Benar apa yang telah disampaikan Pak Alex Marwata, bahwa pimpinan telah meminta Direktorat Gratifikasi maupun Direktorat Pengaduan Masyarakat untuk menindaklanjuti setiap laporan pengaduan yang disampaikan ke lembaga,” tegas Nawawi.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan, bakal memanggil Kaesang Pangarep terkait penyewaan jet pribadi. Hal itu diperlukan untuk mengklarifikasi, yang dikhawatirkan penyewaan itu berkaitan dengan jabatan keluarganya.
”Mengapa kami membutuhkan penjelasan dari saudara Kaesang terkait hal ini, karena kami menduga patut diduga itu ada kaitannya dengan penyelenggara negara,” ujar Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (30/8).
”Meskipun seseorang itu bukan penyelenggara negara, tetapi kami menduga ada kaitannya dengan penyelenggara negara,” sambung dia.
Pimpinan KPK dua periode itu menegaskan, pihaknya sangat berwenang meminta keterangan Kaesang terkait penyewaan jet pribadi itu. Jika dibiarkan, khawatir akan jadi modus pencucian uang ke depan.
”Kalau KPK tidak melakukan klarifikasi, ini bisa jadi modus untuk melakukan pencucian uang atau apa pun tentunya atau aset,” tandas Alex.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022