
Erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Maluku Utara, Selasa (30/4).
JawaPos.com - Sejumlah korban erupsi Gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara dilaporkan menderita gangguan pencernaan hingga buang air besar (BAB) bercampur darah akibat asupan menu makanan tak seimbang selama berada di tempat pengungsian., dikutip dari ANTARA.
Kondisi tersebut diungkapkan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Manado Laksamana TNI Nouldy J Tangka dalam rapat koordinasi Penanganan Bencana Erupsi Gunung Ruang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diikuti secara daring dari Jakarta, Kamis (2/5).
Menurutnya, para pengungsi kekurangan asupan makanan mengandung serat seperti sayur dan buah-buahan segar. Itu menjadi salah satu hal yang mempengaruhi gangguan pencernaan.
Laporan dari petugas TNI di lapangan mengungkapkan bahwa selama dua pekan diberlakukan masa tanggap darurat menu makan dari dapur umum berupa nasi, mie intan dan telur ayam.
Kondisi tersebut, kata dia, turut berkontribusi membuat tak sedikit korban yang sakit harus dievakuasi oleh personel TNI untuk mendapat penanganan medis salah satunya ke daerah Bitung.
“Selain memasok air mineral menggunakan KRI Kakap, kami juga telah berusaha membantu menyalurkan sayuran tapi sayang jumlah yang ada memang terbatas,” ujarnya.
Dengan demikian, Nouldy mengharapkan untuk dapat segera menindaklanjuti kebutuhan pasokan makanan seimbang lengkap dengan sayur dan buah-buahan tersebut sehingga kondisi kesehatan para korban tetap terjaga.
Merespons kondisi tersebut maka Kepala BNPB Suharyanto yang memimpin rapat koordinasi memastikan semua kebutuhan pokok bagi para korban dan petugas gabungan terpenuhi termasuk makanan berupa sayur dan buah selama masa tanggap darurat.
BNPB pun telah menyiapkan tim untuk mendapatkan sayur dan buah sekaligus armada kapal untuk mengangkut bahan makanan tersebut ke setiap tempat pengungsian selama pesawat udara masih belum bisa beroperasi.
Untuk diketahui, Pulau Tagulandang merupakan salah satu daerah selain Pulau Ruang yang paling terdampak rentetan erupsi Gunung Ruang pada 17 April dan 30 April 2024.
BNPB mencatat total ada sebanyak 12 ribu warga dari 13 kampung di Tagulandang yang harus dievakuasi ke tempat pengungsian di luar pulau tersebut. Hal demikian dikarenakan karena jarak pemukiman warga Tagulandang dengan puncak gunung api ini terpaut kurang dari 10 kilometer.
Evakuasi warga secara menyeluruh tersebut dilakukan sebagaimana rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) supaya warga setempat terhindar dari dampak lontaran material yang dimuntahkan bila sewaktu-waktu erupsi kembali terjadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022