
Calon penumpang antre memasuki kapal feri di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (23/3/2024)
JawaPos.com – Pada libur Idul Fitri 2024, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15,3 miliar untuk subsidi tiket mudik gratis dengan menggunakan jalur kapal.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub Hendri Ginting mengatakan bahwa anggaran tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Kalau tahun ini kita subsidi tiket. Jadi memang ada kenaikan anggaran dari Rp 10,2 miliar tahun sebelumnya, tahun ini menjadi Rp 15,3 miliar,” katanya di Jakarta seperti dikutip dari Radar Surabaya melalui Antara, Sabtu (23/3).
Hendri juga mengatakan bahwa telah terjadi perubahan pada pola pelaksanaan mudik gratis tahun ini. Apabila tahun 2023 lalu Kemenhub menyewa kapal Pelni dalam menjalankan program tersebut, kali ini mereka akan menggunakan sistem subsidi tiket.
Baca Juga: Ramadhan 2024: Jadwal Buka Puasa Bagi Wilayah Banten dan Sekitarnya pada Minggu 24 Maret 2024
“Jadi sangat besar sekali kita siapkan untuk subsidi tiket ini, tapi akan lebih efisien lagi dengan subsidi tiket saja. Tidak dengan mengoperasikan kapal,” ujarnya.
Menurutnya, program subsidi tiket mudik gratis tersebut dinilai lebih efektif, efisien, serta sangat tepat untuk mencegah kekosongan kapal pada saat hari keberangkatan mudik gratis.
“Karena kalau mengoperasikan kapal sepertinya sama yang dialami dengan teman-teman yang ada di Ditjen Perhubungan Darat, banyak yang daftar tetapi di hari pemberangkatan tidak penuh kapalnya,” kata Hendri.
Kuota yang disediakan Kemenhub sendiri untuk mudik dan balik gratis selama Idul Fitri 2024 ada sebanyak 48.889 untuk penumpang dan 4.800 untuk kendaraan roda dua di luar motor listrik melalui moda transportasi laut se-Indonesia.
Dari total kuota 48.889 orang penumpang, 9.600 di antaranya adalah kuota untuk trayek pelayaran Jakarta-Semarang. Sedangkan 39.289 lainnya merupakan kuota penumpang untuk di luar Pulau Jawa yang tersebar di 50 ruas trayek pelabuhan se-Indonesia.
Baca Juga: Ramadhan 2024: Jadwal Buka Puasa Bagi Wilayah Bali dan Sekitarnya pada Minggu 24 Maret 2024
Program mudik gratis dan tiket gratis tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat dan meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan selama periode mudik lebaran Idul Fitri 2024.
“Ini menyeluruh seluruh Indonesia, jadi lebih adil. Kadang kami ditanyakan kok hanya di Jawa saja, jadi ini kami sudah menjawab saudara-saudara kita di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bahkan Maluku dan Papua, jadi ini lebih merata,” kata Hendri.
Program mudik gratis Kemenhub melalui moda transportasi laut ini melibatkan perusahaan swasta dan BUMN, yakni PT Dharma Indah 11 trayek dengan kuota 16.684 orang, PT Pelayaran Sakti Makmur 3 trayek dengan kuota 5.476 orang, PT Dharma Lautan Utama 5 trayek dengan kuota 4.117 orang, dan Pelni 30 trayek dengan kuota 13.012 orang.
Hendri menyebutkan bahwa proses pendaftaran akan dilakukan secara daring untuk mencegah adanya calo atau oknum yang tidak bertanggung jawab. Bagi masyarakat yang ingin mendaftar dapat dilakukan dengan mengakses website resmi mudikgratis.dephub.go.id.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
