Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2024 | 20.10 WIB

Jelang Operasional, Bandara Dhoho Kediri Lakukan Antisipasi Waspadai Tindak Pidana Perdagangan Orang

Bandara Internasional dhoho Kediri./(Wahyu Adji/JPRK) - Image

Bandara Internasional dhoho Kediri./(Wahyu Adji/JPRK)

JawaPos.com – Menjelang operasional Bandara Dhoho Kediri, pihak bandara terus melakukan beragam persiapan, meskipun tanggal kepastian terkait operasional bandara ini masih belum diketahui.

Salah satu yang tengah dipersiapkan baru-baru ini yakni, terkait dengan imigrasi.

Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Group) pada Jumat (9/2), Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri tengah berupaya menekan tindak pidana perdagangan orang.

“Salah satu tugas kami adalah menekan angka tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri, Denny Irawan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Bandara Dhoho Kediri tidak hanya melayani penerbangan domestik saja, tetapi juga melayani penerbangan internasional untuk keperluan ibadah haji dan umrah.

Penerbangan internasional pada saat ini memang belum dapat dilaksanakan, mengingat rencana yang telah disusun menunjukkan bahwa penerbangan tersebut baru akan diaktifkan dalam rentang waktu sekitar tiga hingga lima tahun ke depan.

Meski begitu, Kantor Imigrasi tidak berdiam diri. Denny menekankan bahwa persiapan akan dilakukan dengan memperhitungkan jangka waktu yang cukup panjang.

Saat ini, Kantor Imigrasi Kediri telah memulai langkah-langkah persiapan yang diperlukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menyelenggarakan program sosialisasi kepada masyarakat.

Tujuannya adalah untuk mengajak partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk dalam hal melaporkan kepada pihak imigrasi apabila menemukan indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Peran masyarakat sangat kami perlukan untuk bersama-sama menciptakan kepastian hukum di bidang keimigrasian,” pungkasnya.

Selain itu, kantor imigrasi juga akan melakukan penambahan personel. Sampai dengan hari sebelumnya, Kantor Imigrasi Kediri hanya memiliki 46 personel.

Rencananya, penambahan personel akan dilakukan hingga jumlahnya mencapai minimal 80 hingga 100 orang.

Mengingat pentingnya peningkatan jumlah personel terkait dengan keberadaan bandara, langkah tersebut menjadi suatu keharusan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore