
Gedung Kementerian BUMN. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com–Srikandi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menilai ide mengubah BUMN menjadi koperasi akan menjadi langkah mundur bagi tata kelola perusahaan milik negara.
Ketua Srikandi BUMN Tina Kemala Intan mengatakan, wacana tersebut menjadi hal yang sangat mengecewakan bagi banyak perempuan. Saat itu banyak perempuan telah mendapatkan kepercayaan mengemban sejumlah posisi strategis di BUMN.
”Tentu ide ini sangat menyakitkan bagi kami, para perempuan, yang telah berjuang untuk mendapatkan kesamaan hak dan kesempatan di BUMN,” ujar Tina di Jakarta, Selasa (6/2).
Tina mengingatkan, keberhasilan transformasi BUMN dalam beberapa tahun terakhir tak hanya berdampak signifikan pada aspek kinerja perusahaan. Melainkan juga implementasi nilai-nilai sosial dan kesetaraan gender di lingkungan BUMN.
”Dalam empat tahun terakhir di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir, BUMN telah melakukan banyak terobosan konkret dalam memberikan kesempatan kepada perempuan,” ucap Tina.
Tina mengatakan, BUMN saat ini sangat berpihak pada keterwakilan perempuan dalam tubuh perusahaan. Hal itu terlihat dari jumlah direksi BUMN, 21 persen merupakan perempuan dan ditargetkan akan mencapai 25 persen dari total seluruh direksi BUMN.
Srikandi BUMN, lanjut Tina, juga secara intens berkolaborasi dengan Kementerian BUMN menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, melalui program Employee Well-Being Concern. Hal itu menjadi inisiatif yang akan memberikan landasan kuat bagi perusahaan dan organisasi BUMN dalam meningkatkan kualitas hidup karyawan.
”Kalau status BUMN diubah menjadi koperasi, kami tidak yakin para perempuan akan mendapatkan kesempatan yang sama dengan apa yang telah dilakukan di BUMN saat ini,” sambung Tina.
Tina mengatakan, keberpihakan terhadap perempuan di BUMN tak sekadar hanya wacana. Melainkan telah diimplementasikan nyata melalui berbagai program strategis. Termasuk masuk ke dalam cetak biru 2024-2034.
”Komitmen yang tertuang dalam cetak biru tersebut menekankan pentingnya peran perempuan dalam mengatasi banyak persoalan di BUMN. Mulai aspek operasional, kesehatan mental, fasilitas daycare, hingga financial support. Kami tentu berharap program kepemimpinan perempuan yang sudah baik ini dapat terus terjadi dan semakin meningkat,” ucap Tina.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
