
SIAP: Bandara Internasional Dhoho, Kediri, siap dioperasikan. Namun, masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.
JawaPos.com - Bandara bertaraf internasional di Kediri yakni Bandara Dhoho, sebentar lagi akan melakukan pembukaan komersilnya pada tanggal 15 Januari 2024 mendatang. Hal ini jadi salah satu yang ditunggu-tunggu oleh warga Kediri.
Pasalnya, rencana pembukaan Bandara Dhoho Kediri ini kerap kali tak terlaksana seperti yang diharapkan. Sehingga, besar harapan masyarakat agar wacana pembukaan selanjutnya, yakni pada Senin (15/1), bakal direalisasikan.
Berbagai macam persiapan telah dilakukan oleh lintas sektor terkait, entah dari pihak internal pengelola bandara, maupun dari pihak eksternal seperti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri. Bahkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI pun sudah merilis informasi bandari ini di laman resminya.
Pada laman resmi hubud.dephub.go.id beberapa informasi terkait Bandara Dhoho Kediri pun sudah di input, salah satunya daftar mengenai bandara-bandara terdekat dari Bandara Dhoho Kediri, diantaranya:
1. Ngloram – 76,29 Kilometer
Bandara Ngloram yang sudah jadi mimpi sejak 1971 ini akhirnya memulai pembangunannya pada tahun 2019, dan rampung pada 2021. Dilansir JawaPos.com dari jatengprov.go.id, pada Rabu (10/1), bandara yang jadi kebanggaan Kabupaten Blora ini diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Jumat (17/12) tahun 2021 lalu.
2. Abdurachman Saleh – 86,42 Kilometer
Tujuan dibangunnya bandara kelas internasional di Kota Malang ini, pada awalnya adalah untuk mengurangi penumpukan penumpang di Bandara Juanda di Surabaya. Selain itu, dilansir JawaPos.com dari kominfo.jatimprov.go.id, hingga kini, Bandara Abdurachman Saleh menjadi bandara yang melayani penumpang dari Blitar, Kediri, dan deretan kota di jalur selatan lainnya.
Pangkalan udara Abdulrachman Saleh dibangun oleh pemerintahan Belanda pada era 1937-1940. Dilansir JawaPos.com dari bandara.co.id, pada rabu (10/1), letak bandara ini berada di lembah Bromo tepatnya di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, atau 17 km sebelah timur dari pusat Kota Malang
3. Juanda – 102,24 Kilometer
Dilansir JawaPos.com dari eastjava.com, bandar udara internasional Juanda adalah bandara terbesar di Jawa Timur hingga saat ini. Bandara yang terletak di kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, 20 Km arah selatan Kota Surabaya ini, memulai pembukaan regulernya pada 7 November 2006. Lalu, baru diresmikan satu minggu setelahnya, yakni pada 15 November 2006.
4. Adi Soemarmo – 133,68 Kilometer
Bandara taraf internasional bernama Adi Sumarmo ini berlokasi di Jalan Padang Golf, Ngesrep, Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Dilansir JawaPos.com dari pariwisatasolo.surakarta.go.id, bandara ini hanya berjarak 14 kilometer saja dari pusat kota Solo.
Pada 2018, bandara ini menjadi bandara percontohan Bandara Ramah lingkungan ke-2 setelah Bandara Quito di Ekuador. Sebab, selain memiliki 3 terminal penumpang dan 2 terminal kargo, bandara ini juga memiliki 11 tempat parkir dengan luas mencapai 13.673 m².
5. Gading Wonosari – 153,26 Kilometer

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
