
Fenomena pulau baru di Desa Teinaman kecamatan Tanimbar utara, pasca gempa berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Maluku. ANTARA/Ho-Dokumentasi warga.
JawaPos.com - Peneliti Ahli Utama bidang Geologi Kuarter BRIN Eko Yulianto mengatakan fenomena munculnya pulau baru di Tanimbar Utara, Maluku usai terjadi gempa berkekuatan 7,5 SR adalah hal yang sangat wajar. Dia mengatakan fenomena yang terjadi itu adalah pembentukan gunung lumpur (mud volcano).
Dia menegaskan meskipun terminologi yang dipakai gunung, pembentukan gunung lumpur itu tidak ada kaitannya dengan gunung berapi. "Meskipun terminologinya gunung, itu hanya gundukan saja," katanya Rabu (11/1). Di dalamnya tidak ada dapur magma layaknya gunung berapi. Apalagi dapur magma letaknya cukup dalam.
Eko mengatakan munculnya pulau atau gunung baru itu, sama seperti pembentukan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Bedanya pulau-pulau lain, sudah terbentuk setelah melewati proses waktu yang sangat lama. Bisa jutaan tahun yang lalu.
Menurut dia adanya gempa berkekuatan besar, memang bisa diikuti pembentukan pulau baru. Seperti saat terjadi gempa Aceh pada 2004 lalu yang berkekuatan 9,3 SR, juga diikuti fenomena hampir sama. Yaitu terangkatnya Pulau Simeulue bagian utara sekitar 3 meter. Sebaliknya di bagian selatan turun. Lalu saat terjadi gempa Nias di 2005, bagian selatan Pulau Simeulue naik dan bagian utara turun.
"Akibatnya banyak sumur warga tiba-tiba hilang," katanya. Kemudian di bagian daratan yang turun, berubah menjadi laut. Pohon-pohon yang sebelumnya tumbuh subur, menjadi tenggelam air laut.
Eko menduga sebelum terjadi gempa, di titik munculnya pulau baru itu sebelumnya adalah laut dangkal. Kemudian ketika gempa menyentak, dasar laut dangkal itu menyeruak atau menyembul sampai ke permukaan air laut.
Dia lantas menjelaskan fenomena gunung lumpur juga bisa terjadi di daratan. Contohnya pada semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo. Bedanya pada kasus di Sidoarjo, semburan lumpur muncul akibat galian atau lubang bor. Sedangkan yang terjadi di Maluku, dipicu dorongan yang kuat akibat adanya gempa. Selain itu tumbukan lempeng juga bisa memunculkan fenomena serupa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
