
Ustad Abdul Somad usai memberikan tausiyah kepada pegawai KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/11/2019). Ustad Abdul Somad mengisi tausiyah bertemakan integritas --FOTO : MUHAMAD ALI/JAWAPOS
JawaPos.com - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas menyesalkan tindakan otoritas negara Singapura yang melarang masuk Ustad Abdul Somad, pada Senin (16/5). Dia meminta Kedutaan Besar Singapura bisa menjelaskan alasan penolakan UAS masuk ke negaranya.
"Muhammadiyah meminta pemerintah Singapura agar bisa menjelaskan dengan sejelas-jelasnya kepada rakyat Indonesia tentang apa yang telah menjadi penyebab, sehingga pemerintah singapura menetapkan not to land atau tidak boleh mendarat kepada UAS dan mendeportasinya," kata Anwar Abbas dalam keterangannya, Rabu (18/5).
Dia menyebut, otoritas negara Singapura juga bisa menjelaskan kriteria atau persyaratan apa yang tidak bisa dipenuhi atau yang telah dilanggar UAS. Sehingga menyebabkan tidak bisa berkunjung ke Singapura.
"Ini penting dijelaskan oleh pemerintah Singapura agar tidak merusak hubungan baik diantara kedua negara yang telah terbangun selama ini," tegas Anwar.
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan, baru-baru ini terdapat
tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditolak memasuki wilayah Singapura oleh otoritas negara tersebut. Salah satu WNI yang ditolak masuk adalah Ustad Abdul Somad (UAS).
Sub Koordinator Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Achmad Noer Saleh menyampaikan, pihaknya tidak bisa mengintervensi langkah pemerintah Singapura untuk membolehkan WNI masuk kenegaranya. Karena hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan otoritas negara Singapura.
"Alasan kenapa otoritas imigrasi Singapura menolak mereka itu sepenuhnya kewenangan dari Singapura, yang tidak bisa kita intervensi," kata Achmad Noer Saleh dalam keterangan tertulis, Selasa (17/5).
Saleh menjelaskan, pihaknya tidak menemukan masalah dalam dokumen keimigrasian UAS dan enam WNI lainnya. Akan tetapi, dia menegaskan penolakan terhadap masuknya seorang warga asing oleh otoritas imigrasi suatu negara merupakan hal yang lazim diterapkan dalam upaya menjaga kedaulatan.
"Tidak ada masalah dalam paspor mereka bertujuh, dari Imigrasi Indonesia sudah sesuai ketentuan," ujar Achmad.
Terpisah, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Singapura, Suryopratomo menegaskan, Ustad Abdul Somad (UAS) bukan dideportasi dari Singapura. Melainkan tidak diizinkan untuk masuk wilayah Singapura.
"UAS tidak dideportasi. Tetapi tidak mendapatkan approval (persetujuan) untuk masuk Singapura," ujar Suryopratomo.
Dia menjelaskan, perihal izin bukanlah kewenangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Suryopratomo menegaskan, keputusan tersebut merupakan kewenangan resmi dari Pemerintah Singapura.
"Itu kewenangan Singapore bukan KBRI," tegas Suryopratomo. Sebelumnya, Ustad Abdul Somad (UAS) dikabarkan dideportasi dari Singapura pada Senin (16/5) kemarin. Kabar ini sebelumnya diunggah oleh akun Instagram abdulsomadfans.
Dalam cuplikan video singkat, UAS terlihat memakai topi dan masker berada di ruangan kecil. "UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di Imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore," tulis akun IG tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
