Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Oktober 2020 | 03.02 WIB

Mendagri Terbitkan SE Antisipasi Penularan Covid-19 saat Libur Panjang

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan pidato sekaligus menutup Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensiner - Image

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan pidato sekaligus menutup Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensiner

JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/5876/SJ tentang Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Libur dan Cuti Bersama Tahun 2020. Surat edaran tersebut ditujukan kepada para kepala daerah di antaranya gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia.

Beberapa butir yang termuat dalam surat edaran tersebut di antaranya imbauan kepada masyarakat untuk menghindari perjalanan di libur panjang dan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Surat edaran ini tolong dapat diterima dan sekaligus diterjemahkan kembali, semua kembali kepada local wisdom, karakteristik wilayah masing-masing. Ini silakan mengambil dengan rapat Forkopimda, mengambil keputusan,” kata Tito dalam keterangannya, Kamis (22/10).

Tito menyampaikan, antisipasi kerawanan penularan Covid-19 selama libur panjang harus dilakukan secara bersama-sama oleh kepala daerah dengan Forkopimda. Dia menyebut, apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan, dapat dikatakan pengendaliannya tidak berjalan sukses.

“Prinsip satu saja ukurannya kalau nanti muncul kerumunan, yang tidak bisa menjaga jarak, teman-teman Forkopimda daerah itu dapat dikatakan gagal, tidak kompak, kira-kira begitu. Kekompakan rekan-rekan menjadi kunci,” tegas Tito.

Tito mengharapkan, Forkopimda dapat mengidentifikasi potensi kerawanan penularan di daerah masing-masing. Dia pun mengimbau kepala daerah mengaktifkan kembali mekanisme pertahanan pengendalian Covid-19, seperti pada saat lebaran Idul Fitri.

"Misalnya melalui kampung tangguh, desa tangguh, RT tangguh, RW tangguh, dan lain-lain. Kepala daerah diminta pula berkoordinasi dengan seluruh pihak, seperti pengelola tempat wisata. Serta
koordinasi dengan semua stakeholder seperti hotel, restoran, tempat wisata, dan lain-lain,” pinta Tito.

Selain itu, Tito juga mengharapkan agar bisa mengantisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi selama masa liburan panjang, khususnya bencana hidrometeorologi. Sebab, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem akan melanda Indonesia terutama wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian wilayah timur Indonesia.

“Persiapkan diri, lingkungan dari potensi bencana hidromet. Berdasarkan prediksi BMKG, banjir longsor yang sudah terjadi di beberapa tempat,” imbau Tito.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=5oNfmSi-1vw&ab_channel=JawaPos

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore