
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) membahas penanganan pandemi virus korona atau Covid-19 melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 30 Maret 2020. Dalam pengantar ratas tersebut, Presiden Jokowi meminta
JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku penanganan pandemi Covid-19 tidak mudah bagi semua negara. Termasuk, pemulihan ekonomi akibat wabah pandemi pun sulit dilakukan.
Menurutnya, manajemen penanganan dan pengendalian penyebaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi harus berjalan beriringan. Sehingga, pengaturannya pun harus pas dan tidak mudah membagikan telapak tangan.
"Mengatur manajemen gas dan rem, ini juga harus pas. Sesuatu yang tidak mudah dalam praktik. Yang komentari mudah, tapi mempraktikkan itu yang sulit," ujarnya secara virtual, Kamis (21/1).
Jokowi menjelaskan, dalam jangka pendek bantuan untuk penanganan ekonomi di masa pandemi yang masih berlangsung terus dikucurkan. Hal itu dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Mulai dari bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), insentif pajak, bantuan modal darurat, hingga Kartu Prakerja.
"Yang terkena PHK, yang belum kerja, yang berkaitan dengan Kartu Prakerja, ini juga terus. Untuk apa, agar ada daya beli, agar ada konsumsi, agar ada demand. Meskipun sebetulnya ruang yang paling besar untuk memperkuat menaikkan, meningkatkan demand itu adalah di kelas menengah yang sampai saat ini belum bergerak" ungkapnya.
Jokowi manambahkan, hal penting lainnya yang harus terus dilakukan dalam jangka pendek adalah disiplin protokol kesehatan. Pemerintah daerah hingga pengusaha harus meminta masyarakat dan karyawannya untuk menjalankan protokol kesehatan.
Hal ini harus dilakukan oleh semua pihak, bukan hanya kepada para pengusaha tapi juga pemerintah daerah dari para Gubernur, Walikota, hingga ke lingkungan yang paling kecil RT dan RW agar selalu mengingatkan penerapan protokol kesehatan.
"Ini sangat penting jangka pendek yaitu, bagaimana memberi tahu masyarakat bahwa disiplin terhadap protokol kesehatan adalah kunci,” pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=c7vJWX7nlK4

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
