
Ilustrasi jalur evakuasi di sekolah selama masa PTM. Dipta Wahyu/JawaPos
JawaPos.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sudah dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia. Diketahui 40 persen dari total satuan pendidikan telah menerapkan PTM terbatas.
Tentunya terkait PTM ini masih banyak pihak yang khawatir akan adanya penyebaran Covid-19 di sekolah dan menjadi klaster. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menuturkan, terkait penularan hal itu bisa diminimalisasi apabila mematuhi protokol kesehatan.
"Semua SOP dan peraturan sudah sangat jelas, nggak pernah berubah. Prokes untuk sekolah yang melakukan PTM itu sudah sangat jelas, sekarang tinggal diikutin aja di SKB 4 Menteri-nya," terang dia dalam webinar Bangkit Bareng dikutip, Selasa (29/9).
"SKB 4 Menteri sudah sangat jelas mengatur standarnya pakai masker, nggak boleh ada makan-makan, kumpul di kantin, dan lain-lain," sambungnya.
Dirinya pun memberikan penjelasan apabila terjadi klaster Covid-19 di sekolah, penutupan daerah tidak lagi dilakukan. Hanya sekolah yang menjadi klaster saja yang ditutup, sebab jika daerah hal itu akan mengganggu sekolah lain mengejar ketertinggalan akibat pandemi.
"Kalau misalnya ada klaster ketemu atau ada yang terkena infeksi, ada SOP-nya. Sekolahnya aja, sekarang sudah bukan jaman lagi menutup daerah sekolah," tuturnya.
Nadiem pun menyadari bahwa munculnya klaster Covid-19 sekolah mungkin saja terjadi, khususnya di PPKM level 4 yang penyebarannya masih tinggi. Ditegaskan lagi, jika ada klaster di sekolah, bukan daerah yang ditutup.
"Tentunya kalau kita masuk level 4 masih ada kemunkginan (klaster), tapi saat ini kemungkinannya lumayan kecil dan kita harus menyadari kedepannya, kalau mau tutup, tutup sekolah ya, hanya individu sekolah mulai sekaeang, udah ga bisa lagi (tutup daerah)," tandas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022