Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 18.55 WIB

2.447 Sekolah di NTT Kembali Gelar Belajar Mengajar, Mayoritas Masih Pakai Fasilitas Darurat

Tenda kelas sementara untuk siswa korban gempa NTT yang didirikan oleh Kemendikdasmen. (Istimewa) - Image

Tenda kelas sementara untuk siswa korban gempa NTT yang didirikan oleh Kemendikdasmen. (Istimewa)

JawaPos.com - Sebanyak 2.447 sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali melaksanakan proses pembelajaran setelah terdampak gempa. Namun, mayoritas sekolah masih menjalankan kegiatan belajar mengajar menggunakan fasilitas darurat.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat, dari 2.447 satuan pendidikan tersebut, baru 487 sekolah yang kembali menyelenggarakan pembelajaran secara normal di ruang kelas.

Sementara 1.960 satuan pendidikan lainnya masih menggunakan berbagai moda darurat seperti tenda, ruang terbuka, maupun ruang kelas sementara.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan, pemerintah terus mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak. Salah satunya melalui penyaluran bantuan Ruang Kelas Sementara (RKS) sebanyak 672 unit dengan total anggaran Rp 3,5 miliar.

Bantuan tersebut terdiri dari 194 RKS PAUD, 12 RKS SLB, dan 372 RKS SMK dengan nilai Rp 4 juta per unit. Kemudian, 65 RKS SMP dan 29 RKS SMA dengan nilai Rp 15 juta per unit.

"Kabar baik tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang bergotong royong membantu agar layanan pendidikan di NTT dapat bangkit dan pulih seperti sediakala," ujar Mu'ti, Selasa (15/9).

Selain fasilitas sementara, Kemendikdasmen mulai melakukan revitalisasi terhadap 187 sekolah terdampak dengan anggaran Rp 50 miliar. Revitalisasi tersebut mencakup 140 satuan PAUD senilai Rp 500 juta, lima SLB senilai Rp 6,45 miliar, dua PKBM dan satu SKB dengan total Rp 1 miliar, serta 39 SMK senilai Rp 42,2 miliar.

Sementara untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, proses verifikasi dan validasi telah dilakukan. Saat ini, Kemendikdasmen masih menghitung kebutuhan untuk revitalisasi sekolah pada jenjang tersebut.

"Kemendikdasmen terus berkomitmen mendukung proses pemulihan layanan pendidikan di NTT agar kegiatan pembelajaran kembali berlangsung secara optimal dan seluruh murid tetap memiliki ruang untuk tumbuh, belajar, serta meraih cita-cita," imbuh Mu'ti.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore