
Photo
JawaPos.com - Satgas Penanganan Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku membagikan 10.000 masker gratis dengan skema penyaluran melalui posko PPKM pada tingkat Kecamatan. Selain masker, Satgas juga membagikan 40 liter hand sanitizer.
Sesuai arahan Presiden, Satgas diberi kewenangan menangani Covid-19 dari sisi hulu, yaitu penegakan protokol kesehatan dengan aksi nyata di lapangan berupa pemberian masker gratis bagi masyarakat. Skema pembagian masker dibagi menjadi dua, yaitu melalui posko desa/kelurahan PPKM Mikro serta melalui komunitas.
"Kami terus membagikan masker, tidak akan pernah berhenti," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi dalam keterangannya, Jumat (23/7).
Baca Juga: Selama 10 Bulan, Satgas Covid-19 Sudah Bagikan 17 Juta Masker
Menurut Sonny, sejak program Duta Perubahan Perilaku (DPP) digulirkan pada September 2020 lalu, sudah sekitar 17 juta masker dibagikan ke masyarakat oleh para DPP. Selama pelaksanaan PPKM Darurat mulai 3 Juli 2021, lebih dari 10.000 duta perubahan perilaku secara khusus dikerahkan oleh Satgas Bidang Perilaku, mengedukasi hampir 2 juta orang dan membagikan tidak kurang dari 600 ribu masker ke masyarakat terutama di Pulau Jawa dan Bali.
Berdasar informasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO, kata Sonny, Covid-19 memperbanyak dirinya dengan menularkan dari satu orang ke orang lain. Pada varian Delta, salah satu perubahan karakteristik yang ditemukan dibandingkan varian original Covid-19 yang ditemukan di Wuhan, Tiongkok adalah pengaruh pada kemampuan penularan yang lebih mudah.
"Pada prinsipnya, apapun jenis variannya, jika jenis masker dan cara pemakaiannya tepat maka efek negatif varian dapat diantisipasi, menurut keterangan WHO dalam laman resminya. Terkait dengan jenis masker dianjurkan untuk menggunakan masker ganda (double mask) yang terdiri dari masker medis (bagian dalam) yang dilapisi
dengan masker kain," ujar Sonny.
Selain itu, dapat juga menggunakan masker KN95 sesuai ketentuan yang berlaku. Dia menyebut, cara memakai masker yang baik ialah menutup mulut dan hidung secara sempurna. Tidak melepaskannya jika kita berdekatan dengan orang lain saat beraktivitas, termasuk saat berbicara.
"Saat ini norma sosial harus beradaptasi, bukan soal sopan atau tidak, karena ini menyangkut bahaya dan nyawa," tegas Sonny.
Kampanye menggunakan masker, lanjut Sonny, merupakan program utama sejak awal pandemi. Dia menyebut, ini satu kesatuan dengan upaya melakukan pencegahan penularan bersama
dengan menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
"Upaya mengubah perilaku masyarakat dengan menggunakan masker ini dilakukan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat," papar Sonny.
Sonny menyampaikan, melihat pentingnya kampanye penggunaan masker, menurut Sonny, Satgas
menggunakan tiga strategi utama. Pertama, membuat materi edukasi seperti buku pedoman yang telah diterjemahkan ke dalam 107 bahasa daerah, berbagai buku edukasi lainnya, lagu pendek (jingle), komik, story telling, video, wayang kulit, wayang golek, tiktok dan lain-lain.
Strategi kedua, lanjut Sonny, menggunakan berbagai materi edukasi tersebut sebagai bahan kampanye di berbagai media, baik media elektronik, online, cetak, sosial, maupun luar ruang seperti videotron, baliho, spanduk dan lain-lain.
"Jadi, selain jutaan masker yang telah dibagikan duta perubahan perilaku secara langsung hingga ke lapisan terbawah masyarakat, di saat yang sama, melalui media, seruan memakai masker juga terus digelorakan melalui tagline #pakaimaskerhargamati, #gakpakaimaskerbisamati," ucap Sonny.
Ketiga, penggerakan lapangan dengan menerjunkan para Duta Perubahan Perilaku (DPP) yang jumlahnya saat ini sudah mencapai 106.178 orang tersebar di 34 provinsi dan 427 kabupaten/kota se-Indonesia.
"Dalam 10 bulan terakhir sejak September 2020 hingga Juli 2021 para DPP sudah mengedukasi lebih dari 54 juta orang serta membagikan hampir 17 juta masker gratis ke masyarakat yang mayoritas kurang mampu," tandas Sonny.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022