
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito (tengah) memberikan keterangan pers terkait hasil pengujian terhadap cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) dalam produk obat yang mengandung Ranitidin, di Kantor BPOM, Jakarta, Jumat (11/10/2019
JawaPos.com - Setelah berbulan-bulan menunggu hasil kemanjuran atau efikasi vaksin Sinovac asal Tiongkok yang diuji di Bandung, akhirnya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan efikasi atau tingkat kemanjuran vaksin. Berdasarkan hasil uji klinis fase 1 dan 2 di Tiongkok, lalu hasil uji klinis di Bandung dan hasil interim, menunjukkan vaksin Sinovac di Indonesia manjur 65,3 persen.
Berdasarkan data tersebut, sesuai data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) minimal batas kemanjuran yakni 50 persen, Kepala BPOM Penny K Lukito akhirnya menerbitkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) pada Senin (11/1). Sehingga vaksinasi untuk melawan Covid-19 akan segera bisa dilaksanakan.
Menurut Penny, hasil evaluasi terhadap data dukung keamanan vaksin dengan nama CoronaVac yang diperoleh dari Turki, Brasil dan Indonesia setelah 3 bulan uji klinis fase 3 dan laporan interim tim riset Universitas Padjajaran, vaksin CoronaVac disebut aman dengan kejadian efek samping ringan hingga sedang. Ringan seperti nyeri pembengkakan di lokasi suntikan, nyeri otot dan demam. Dengan derajat berat, diare hanya 0,1 persen.
"Efek samping itu tak berbahaya dan dapat pulih kembali," tegasnya dalam konferensi pers virtual, Senin (11/1).
Hasil evaluasi terhadap data dukung dan hasil evaluasi, Penny menyebutkan CoronaVac menunjukkan antibodi dalam tubuh, dan membunuh serta menetralkan virus. Dilihat dari uji fase 1 dan 2 di Tiongkok dan juga uji klinis fase 3 di Bandung, menunjukkan imunogenisitas menunjukkan hasil yang baik.
"Setelah 14 hari setelah suntikan awal uji klinis fase 3 menunjukkan 99,74 persen seropositif. Dan pada 3 bulan setelah penyuntikan menunjukkan 99,23 persen seropositif," tegasnya.
Lalu efikasi atau kemanjurannya mencapai 65,3 persen di Indonesia. Dan di Turki 91,25 persen, dan Brasil 78 persen. Sudah sesuai dengan persyaratan WHO, minimal 50 persen.
"Hasil 65,3 persen ini diharapkan mampu turunkan hingga 65,3 persen. Tentunya akan sangat berarti tekan pandemi. Di samping upaya lain 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun," kata Penny.
Sedangkan hasil evaluasi data BPOM terhadap mutu vaksin yaitu akan terus melakukan pengawasan bahan baku proses pembuatan hingga produk jadi. Dan tentunya sesuai dengan ketentuan cara pembuatan obat yang baik sehingga bisa dipastikan konsistensi mutu vaksin yang baik.
"Maka vaksin CoronaVac ini memenuhi persyaratan untuk diberikan EUA. Oleh karena itu pada hari ini Senin, 11 Januari, BPOM berikan persetujuan penggunaan EUA. Pengambilan keputusan diambil dari berbagai hasil. Dari rapat pleno tim penilai obatm tim ahli, ITAGI, dan ahli epidemiologi. Pengambilan keputusan ini diambil berdasarkan analisis, yang menunjang aspek keamanan khasiat dan mutu. BPOM senantisasi kedepankan kehati-hatian dalam rangka perlindungan kesehatan dan jiwa," tutup Penny.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/C05oYmc5z3A
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022