
Menteri Sosial Tri Rismaharini. Istimewa
JawaPos.com–Durasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat resmi diperpanjang. Kementerian sosial menambah bantuan pada program bantuan pangan non tunai (BPNT) atau kartu sembako.
Keluarga penerima bantuan (KPM) BPNT sebanyak 1,8 juta kepala keluarga (KK) akan mendapatkan tambahan bantuan selama dua bulan. Yakni periode Juli-Agustus. Besaran bantuan dana dalam program kartu sembako adalah Rp 200 ribu. Artinya, penerima bansos BPNT akan menerima uang tambahan Rp 400 ribu pada periode tersebut.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, dengan adanya PPKM, pemerintah memberikan bantuan lebih kepada masyarakat. Harapannya, melalui ekstra bansos itu ekonomi masyarakat kembali pulih.
”Jadi Juli-Agustus nanti penerima 18,8 juta jiwa itu menerima dobel. Dua bulan untuk yang rutin Juli-Agustus, tapi nanti diberikan tambahan dua bulan ekstra untuk PPKM. Jadi 2 bulan kali Rp 200 ribu,” ujar Mensos Risma di Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/7) malam.
Mantan wali Kota Surabaya itu menjelaskan, karena pandemi Covid-19, pemerintah juga memberikan bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp 300 ribu lebih per bulan kepada 10 juta KPM hingga April. Sebab, adanya PPKM, pemerintah memperpanjang BST selama dua bulan yang diterimakan awal Juli.
”Nah, kemudian dalam rangka juga mengatasi pandemi ini karena ada program PPKM, pemerintah kemudian memberikan bantuan beras,” kata Risma.
Bantuan beras itu, lanjut mensos, diberikan kepada 10 juta KPM PKH dengan masing-masing kepala keluarga (KK) menerima 10 kilogram. Selain itu, beras juga diberikan kepada 10 juta penerima BST dengan masing-masing KK menerima 10 kg.
”Jadi biasanya KPM PKH itu juga ada menerima BPNT atau kartu sembako. Nah, sisanya yang tidak menerima akan diberikan bantuan beras 10 kg,” terang Risma.
Di samping itu, Mensos Risma menyatakan, pada Juli-Agustus, penerima BPNT atau kartu sembako 18,8 juta jiwa akan menerima dobel. Artinya, dua bulan untuk yang rutin Juli-Agustus, ditambah dua bulan ekstra untuk PPKM.
”Jadi 2 bulan kali Rp 200 ribu. Nah, selain itu, dia menerima beras,” kata Risma.
Di sisi lain, Risma mengungkapkan, pemerintah melalui Kemensos juga membagikan beras kepada warga yang belum tersentuh program bansos. Masing-masing kabupaten/kota di Indonesia akan menerima 3 ribu paket beras dengan masing-masing paket 5 kilogram.
”Nanti dibagi ke warung-warung, pekerja ojek, dan sebagainya. Mereka mungkin pendapatannya berkurang karena pandemi ini. Selain itu, TNI-Polri juga membagikan beras yang akan diberikan juga dalam rangka operasi PPKM,” ucap Risma.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
