Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Oktober 2015 | 13.25 WIB

Sambangi Istana Lagi, Megawati Juga Berbagi Pengalaman Masa Kecil ke Jokowi

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Istana Negara, Sabtu (24/10). - Image

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Istana Negara, Sabtu (24/10).

JawaPos.Com - Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan dengan pendahulunya, Megawati Soekarnoputri di Istana Negara, Sabtu (24/10) siang. Pertemuan selama dua jam berbentuk jamuan makan siang itu tak melulu membahas masalah serius, tetapi juga menjadi gayeng karena membicarakan hal-hal ringan.



Selain Jokowi -sapaan Joko Widodo- dan Megawati, ada pula dua tokoh lain yang ikut pertemuan itu. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto ikut pertemuan itu untuk mendampingi Megawati.



Sedangkan Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang pernah menjadi sekjen di PDIP. Praktis, pertemuan itu hanya diikuti empat tokoh penting di partai pemenang pemilu 2014 tersebut.



Hasto menuturkan, Megawati sempat berbicara tentang pengalaman masa kecilnya di Istana. Maklum, Megawati sebagai putri Presiden RI pertama, Soekarno tentu pernah tinggal di Istana Negara. “Ibu Megawati banyak menceritakan tentang masa kecilnya  tinggal di Istana," kata Hasto, Sabtu (24/10).



Hasto menuturkan, Megawati bercerita tentang pengalamannya tak mau mengenakan sepatu saat ke sekolah di taman kanak-kanak (TK). Kisahnya bermula ketika gazebo di halaman belakang istana dijadikan TK. Murid-muridnya adalah putra-putri staf kepresidenan yang tinggal di samping Istana Negara.



Ternyata ketika pada hari pertama masuk TK, Megawati menjadi satu-satunya yang bersepatu. “Melihat kondisi itu saya tidak mau lagi pakai sepatu, karena anak-anak yang lain tidak pakai sepatu,” ujar Hasto menirukan ucapan Megawati dalam pertemuan dengan Jokowi.



Bung Karno pun akhirnya membelikan sepatu baru untuk seluruh murid TK di kompleks istana. “Sepatunya persis dengan sepatu yang saya pakai,” tutur Hasto lagi-lagi menirukan Megawati.



Dari situ Megawati juga mendapatkan pelajaran penting dari Bung Karno. Yakni tentang rasa hormat dan berbagi dengan sesama. TK di gazebo halaman istana dan sepatu baru untuk seluruh muridnya merupakan cara Bung Karno mengajarkan solidaritas.

"Saya juga diajarkan bagaimana keadilan sosial dalam praktek sehari-hari,” kata Hasto lagi-lagi mengutip ketua umum PDIP itu.



Tak hanya itu, Megawati juga menceritakan kebiasaannya memanjat pohon buni di Istana Negara. Sekarang pohon itu sudah sangat besar. “Jadi diam-diam saya ini ahli memanjat pohon saat kecil,” sambung Hasto menirukan ucapan Megawati.



Tapi ada pesan khusus dari Megawati untuk Jokowi yang kini menghuni Istana Negara. Yakni pentingnya niat bersih untuk benar-benar mengabdi pada bangsa dan negara.(ara/JPG)  



Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore