
Siswa memakai face shield saat persiapan penerapan normal baru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jayawisata 2 di Jakarta, Rabu (24/6/2020). Persiapan dengan penerapan protokol kesehatan dilakukan jelang dimulainya aktivitas kegiatan belajar mengajar kemb
JawaPos.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) melansir jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 6,88 juta orang. Jumlah ini berpotensi naik karena dampak pandemi Covid-19. Ketua Komunitas Sales Indonesia (Komisi) DPD Jakarta Ahmad Madani menuturkan penyumbang pengangguran terbesar adalah lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Keterangan tersebut ia sampaikan dalam peresmian Hari Sales Indonesia (Harsindo) yang digelar secara virtual di Jakarta Kamis (13/11) sore. ’’SMK penyumbang pengangguran terbesar. Paling banyak jurusan pemasaran,’’ katanya. Kondisi ini menurut dia dapat memicu keprihatinan sekaligus menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Ahmad yang juga praktisi sales atau marketing mengatakan banyak anak-anak yang terpaksa masuk ke SMK pemasaran. Karena tidak diterima di SMA atau SMK jurusan lainnya. Sehingga daripada tidak sekolah, kemudian masuk ke SMK pemasaran. Padahal sejak awal jurusan pemasaran tidak diminati.
Padahal menurut Ahmad jurusan pemasaran memiliki potensi lapangan kerja yang terbuka luas. ’’Perusahaan mana yang tidak butuh tenaga pemasaran. Apapun itu istilahnya,’’ tuturnya. Istilah yang dipakai mulai dari pemasaran, marketing, sales, dan lain sejenisnya.
Ahmad menuturkan komunitas Komisi tidak tinggal diam terhadap fenomena tersebut. Secara konsisten mereka melakukan pendampingan kepada SMK-SMK yang memiliki jurusan pemasaran atau sejenisnya. Pendampingan itu untuk meningkatkan keterampilan dari hulu sampai hilir.
Pendampingan tidak hanya kepada para siswa di SMK jurusan pemasaran. Tetapi juga sampai ke guru-gurunya. Sehingga peningkatan kompetensi lulusan SMK jurusan pemasaran bisa lebih maksimal.
Ahmad mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir serapan lulusan SMK jurusan pemasaran cukup banyak. Dia menuturkan sesuai dengan misinya, Komisi akan terus menjalankan misi edukasi ke SMK-SMK pemasaran. ’’Sehingga menciptakan generasi-generasi baru yang terampil,’’ tuturnya.
Upaya itu juga diamini oleh founder Komisi Dedy Budiman. Dia menjelaskan untuk meningkatkan kualitas anak-anak di SMK pemasaran, dapat dijalankan dengan menumbuhkan rasa cinta terhadap profesi pemasaran. Sehingga bisa menumbuhkan semangat untuk belajar dan meningkatkan keterampilan.
Dia menegaskan saat ini tidak perlu lagi menyembunyikan istilah sales atau pemasaran dengan istilah-istilah lainnya. Seperti kontraktor, marketing, account eksekutif, dengan alasan malu menyandang status sebagai sales. ’’Komisi memberikan informasi yang baik ke masyarakat soal profesi sales,’’ jelasnya. Sehingga bisa meyakinkan masyarakat bahwa sales adalah profesi yang baik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022