
Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi saat berkunjung ke UIN Jakarta Selasa (18/8). Foto : Humas Kemenag
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) terus mengakselerasi salah satu program prioritasnya, yakni revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA). Wamenag Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk penguatan moderasi beragama.
"KUA akan menjadi rumah penguatan moderasi beragama. KUA merupakan teras depan Kemenag dalam pelayanan urusan keagamaan di masyarakat. KUA harus memiliki performa yang baik, ramah dan tidak menyulitkan masyarakat," terang dia dalam keterangannya, Kamis (3/6).
KUA di masa depan tidak hanya menjadi tempat proses pencatatan pernikahan saja, namun juga berfungsi sebagai tempat pembinaan keagamaan dan penyemaian praktik kehidupan moderasi beragama masyarakat.
Wamenag menyampaikan, setidaknya ada empat tujuan strategis dari revitalisasi KUA, yaitu meningkatkan kualitas umat beragama, memperkuat peran KUA dalam mengelola kehidupan keberagamaan, memperkuat program dan layanan keagamaan, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan.
Program revitalisasi KUA meliputi rehabilitasi fisik, misalnya perubahan layout front office, layout balai nikah dan ruang konsultasi.
“Revitalisasi ini juga meliputi penyempurnaan standar pelayanan publik pada KUA Kecamatan, transformasi digital dan penguatan program capacity building terhadap petugas-petugas di KUA model seperti penghulu dan penyuluh,” jelasnya.
Kemenag juga akan melakukan program penguatan kompetensi petugas di KUA. Ditjen Bimas Islam pun telah melakukan sejumlah bimbingan teknis (bimtek), seperti bimtek jejaring lokal dan bimtek moderasi beragama berbasis keluarga.
Lalu, dilakukan juga bimtek layanan prima, bimtek revitalisasi KUA melalui program dan layanan bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah tahun 2021, bimtek administrasi dan pengamanan aset wakaf. Terakhir adalah bimtek standar penyuluh agama Islam dukungan revitalisasi KUA.
Baca juga: Kemenag Upayakan KUA Jadi Tempat Pelayanan Serba Bisa
"Saya merasa bergembira bisa melihat langsung dari dekat kesiapan KUA Sidoarjo dalam melaksanakan program revitalisasi KUA. Menurut saya, KUA ini layak menjadi percontohan karena secara fisik bangunannya sangat bagus, dukungan perangkat digitalnya nya memadai, dan SDM pegawainya cukup, semoga bisa menjadi percontohan bagi KUA lainnya," tandas Zainut.
Adapun, terdapat enam KUA yang menjadi pilot model. Mulai dari KUA Banjarnegara, KUA Sidoarjo, KUA Ciawi Gebang, KUA Biringkanaya, KUA Gunung Sugih dan KUA Sewon.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
