Ilustrasi AI. (Freepik/Ann)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa Indonesia kini menempatkan diri sebagai pemain strategis dalam rantai pasok teknologi global. Tidak lagi sebatas pengekspor bahan mentah.
Ia menekankan, Indonesia ingin mengambil peran lebih besar dalam rantai nilai industri semikonduktor dan kecerdasan artifisial (AI), bukan hanya menjadi bagian pinggiran.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pidato kunci dalam forum India–Indonesia Critical Mineral Conference di Jakarta Selatan, dikutip Jumat (27/2).
Menurut dia, kekayaan mineral nasional harus dimanfaatkan sebagai landasan untuk membangun industri teknologi masa depan.
“Kami tidak hanya ingin menjual materi kepada Anda, tetapi juga membangun kerangka kerja mineral penting berbasis teknologi,” tegas Wamen Nezar.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan arah baru kebijakan Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis dengan India.
Pemerintah menilai India sukses mempercepat pertumbuhan ekosistem teknologinya melalui program Make in India.
Nezar juga mengaku terkesan dengan kemajuan teknologi India yang ia saksikan secara langsung saat menghadiri AI Impact Summit di negara tersebut pekan lalu.
Ia menyoroti transformasi industri yang digerakkan lewat inisiatif Make in India, termasuk langkah Tata Group membangun pusat data berbasis AI serta inovasi jaringan yang memungkinkan superkomputer diakses melalui desktop.
“India tidak hanya berpartisipasi dalam masa depan tetapi juga sedang membangunnya,” ungkapnya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah menawarkan tiga fokus kerja sama Indonesia–India. Pertama adalah membangun bersama di Indonesia melalui investasi fasilitas pemrosesan mineral menjadi material berkualitas elektronik.
“Kedua, Investasi pada sumber daya manusia, dengan transfer pengetahuan dan pengembangan talenta insinyur semikonduktor. Serta ketiga Membangun koridor ketahanan rantai pasok, dengan menghubungkan sumber daya Indonesia dan manufaktur India untuk menciptakan rantai pasok yang tangguh dan efisien," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
