
Kapolres Bima Kota Nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro. Ia Diperiksa Mabes Polri dalam kasus narkoba. (Istimewa/Lombok Post)
JawaPos.com - Kasus narkoba yang menjerat mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro turut menyeret nama seorang polisi wanita (polwan), Aipda Dianita Agustina. Lantas apa hubungan keduanya hingga Dianita bersedia dititipi koper berisi narkoba oleh Didik?
Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir, Didik dan Dianita merupakan polisi yang sama-sama pernah berdinas di bawah jajaran Polda Metro Jaya. Saat itu, Dianita bertugas sebagai salah seorang staf Didik. Berdasar penyelidikan dan penyidikan, dia memastikan tidak ada hubungan lain.
”Sejauh ini karena personel tersebut pernah menjadi stafnya di penugasan sebelumnya,” kata dia saat dikonfirmasi pada Selasa (17/2).
Keterangan serupa disampaikan oleh Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap. Dia memastikan tidak ada hubungan lain antara Didik dan Dianita. Keduanya hanya pernah bertugas di tempat yang sama.
”Iya benar, (antara Didik dan Dianita) hanya sebatas hubungan pimpinan dan staf,” ujarnya.
Sebagaimana telah disampaikan oleh Zulkarnain, sekoper narkoba milik Didik digunakan untuk konsumsi pribadi. Penyidik belum mendapati temuan bahwa narkoba itu akan diedarkan. Asal usul narkoba itu dari salah seorang anak buah Didik di Polres Bima Kota. Setelah ditelusuri lebih jauh, narkoba itu bersumber dari seorang bandar.
”Untuk dipakai (dikonsumsi sendiri). Itu (narkoba) yang diambil, didapat dari kasat (narkoba Polres Bima Kota),” jelasnya.
Menurut Zulkarnain, hasil tes urine AKBP Didik memang tidak menunjukkan ada konsumsi narkoba. Namun, setelah dilakukan tes pada rambut, polisi memastikan bahwa Didik positif mengkonsumsi narkoba. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Polri saat mengamankan tersangka beberapa waktu lalu. Tidak hanya didik, tes serupa dilakukan kepada dua orang saksi.
”Waktu kami periksa, dia negatif. Dia dengan istrinya, dengan polwan, negatif. Tetapi, Propam (Polri) sudah melakukan uji rambut, positif,” imbuhnya.
Sebelumnya, dari penggeledahan, polisi berhasil menemukan beberapa barang bukti yang terdiri atas sabu sebanyak tujuh plastik klip dengan berat total 16,3 gram, ekstasi sebanyak 50 butir, pil alprazolam sebanyak 19 butir, dan pil happy five sebanyak dua butir. Barang bukti tersebut ditemukan oleh polisi pada koper milik Didik yang sudah dititipkan kepada Dianita.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
